By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Tiga Akun Medsos Dilaporkan ke Polda Sumut Atas Dugaan Penistaan Agama
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KRIMINAL

Tiga Akun Medsos Dilaporkan ke Polda Sumut Atas Dugaan Penistaan Agama

Editor
Editor Published October 23, 2024
Share
SHARE

Medan,-Tiga akun media sosial (medsos) Tiktok dilaporkan ke Polda Sumut atas dugaan penistaan agama.Pelapor, Dosma Roha Sijabat yang didampingi Ketua Umum DPP Horas Bangso Batak (Ketum DPP HBB), Lamsiang Sitompul berharap agar ketiga pemilik akun Tiktok tersebut segara ditangkap.

Ketiga akun Tiktok itu yakni Sahabat Bang Zuma dengan Laporan Polisi Nomor: STTLP/B/1492/X/2024/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 21 Oktober 2024, UNI RIVA 01 dengan Laporan Polisi Nomor: STTLP/B/1491/X/2024/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 21 Oktober 2024 dan @noora_aritonang dengan Laporan Polisi Nomor: STTLP/B/1413/X/2024/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 10 Oktober 2024.

Kepada wartawan, Dosma menjelaskan dirinya melaporkan akun Sahabat Bang Zuma karena melakukan pembakaran, meludahi dan mengolok-olok salah satu isi ayat di Alkitab serta termasuk bagian dari simbol keagamaan Merpati yang merupakan Roh Kudus.

“Untuk akun UNI RIVA 01, dalam videonya pada saat waktu melakukan pembelaan pada Ratu Entok yang mencemooh dan diduga menista isi Alkitab.

Menafsirkan sendiri, bahkan mengatakan mengenai penafsiran Tri Tunggal Trinitas. Dimana, dalam konsep Ketuhanan yang beragama Kristen dan Katolik. Bahwa Allah Bapa Putra dan Roh Kudus, itu disamakan dengan alat kelamin laki-laki.

Itu sangat menyakiti hati kita khususnya agama Kristen dan Katolik,” jelasnya saat menggelar temu pers di kantor DPP HBB di Jalan Saudara, Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (22/10/2024).

Dosma melanjutkan, akun @noora_aritong telah menafsirkan salah satu ayat Alkitab juga mengatakan Yesus itu adalah binatang. Hal itu, sambung Dosma, tidak pernah dia dan HBB dibiarkan.

Sementara itu, Ketum DPP HBB Lamsiang Sitompul menyebutkan, pihaknya tidak ingin adanya tindakan yang menistakan agama apapun.

“Jadi jangan salah diartikan kalau agama Kristen kami teriak. Kalau ada agama lain yang dihina, kami juga tidak sepakat. Kami tidak mau jadi bagian dari pelaku yang menistakan agama lain,” sebut Lamsiang.

Lamsiang menyatakan, pihaknya berharap agar kasus ini segera ditangani. “Kita mengharapkan dan meminta reaksi cepat dari kepolisian untuk menindak tegas tanpa pandang bulu, siapapun,” ujarnya.

Sedangkan Ketua DPD HBB Sumut Tomson Marisi Parapat menambahkan, bahwa pemilik akun-akun Tiktok tersebut tidak bisa ditelorir dan harus segera ditangkap.

Dia meminta Presiden Prabowo dan Kapolda Sumut segera menangkap pemilik akun-akun Tiktok tersebut.

“Kalau ini dibiarkan, maka Indonesia akan dipecah belah terus dan akan terjadi keributan dimana-mana. Saya minta Kapolda Sumut dan tim cyber untuk menangkap pemilik akun-akun tersebut. Kami dari HBB terus memantau agar hukum ditegakkan seadil-adilnya,” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Forum Kebhinekaan Indonesia Bersatu Ustadz Martono mengaku khawatir apabila laporan ini dianggap sepele. Dia meminta pihak kepolisian agar menindaklanjuti laporan tersebut.

“Saya sendiri beragama Islam. Di dalam Islam sendiri, dilarang menjelekkan dan mencampuri urusan agama lain. Karena semua ajaran agama itu baik,” ujar Martono.

Dalam laporan tersebut, ketiga akun Tiktok diduga melanggar Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

You Might Also Like

Temuan APBDes 2024, Inspektorat Sergai Tetapkan Desa Kota Galuh TGR Rp.434juta

Pelaku Curanmor di Desa Limau Manis Diringkus

Tragis! Mobil Innova Diduga Terjun ke Jurang di Perbatasan Aceh-Sumut, Pasutri Hilang Terseret Arus Sungai

Influencer “Mr Roberto” Akhirnya Ditangkap atas Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan

Sindikat Penjualan Bayi Terungkap, 6 Tsk Diamankan

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor October 23, 2024 October 23, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Ssst…Segini Gaji dan Tunjangan yang Diterima Menteri dan Wamen di Kabinet Prabowo
Next Article Polisi Buru Pelaku Bentrokan Selambo yang Tewaskan Dua Orang
1 Comment
  • Tauhid says:
    October 24, 2024 at 10:09 am

    Kristen menistakan nama Allah buku Bible
    1 Tawarikh 16:26 TB … Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi TUHANlah yang menjadikan langit

    Nama Allah alasan kristen Karena Kamus 1953 ,tp Kamus diterbitkan oleh kalangan KRISTEN , yg pada Akhir thn 60 terjadi pembakaran buku dari seluruh Penerbit lebih dari 10 dan semua
    adalah kalangan Kristen ,4 diantara nya Paramudhia ,Widagdo , TB Mulia , Pelita . Pemimpin penerbit di penjara,dan operasi Penerbit di beredel pemerintah. Mereka menerbitkan buku Paham Komunis. Kamus yang tidak ada dipasaran
    Contoh: Buku Paham komunis , yang dibanjiri sampai akhir thn 60 .
    Buku2 cerita anak-anak , cerita bergambar , buku2 cerita , buku Pengetahuan , semua diselipkan Paham Komunisme , yang mengarah Atheis
    dikarenakan masuknya Komunis RRT (Republik Rakyat Taiwan).
    Belum ada penerbit yang bekerjasama dengan Pemerintah ,
    Buku Kamus 53 itu tidak memiliki hubungan Dengan Departemen Agama dan didaftarkan.
    Lembaga Yang disebut LAI itu kapan ada nya.
    Indonesia mengalami 3 kali yang berhubungan dengan EYD .Ejaan Yang disempurnakan
    1. EYD
    2. Kembali lagi pada pemakaian Ejaan Lama .
    3. dan Akhir tahun akhir ke 1970 kembali lagi pada EYD 1975. TB2 adalah 1974 (blm EYD) Kristen berbohong bilang EYD jelas penipuan.
    pencetakan buku ini tidak ada yang memakai hanya kalangan Missionaris.
    Kebohongan karena tidak ada Record perubahan isi yang terjadi di buku BIBLE dipegang Oleh departemen Agama RI,
    hanya Klaim dari 1974.
    Mereka itu melakukan sedikit sedikit perubahan Memasuki Istilah Islam kedalam Bible itu , sembunyi sembunyi , dan bari setelah TB3 mereka menunjukan buku. TB2

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Relawan KSJ Binaan H.Ikhwan Lubis SH MH Salurkan Sedekah Jumat, Kunjungi Sifa Bocah Viral dan Warga Duafa
EKONOMI HOME Medan
Pasca Diinfokan Media, Akhirnya Warga Duafa Sakit Dikunjungi dan Dibantu Camat Medan Marelan
EKONOMI HOME Medan PENDIDIKAN
Kondisi Gedung Pasar Marelan ” Sepi Pembeli Ditengah Keramaian Pedagang”
EKONOMI HOME Medan
WFH Jadi Solusi Jangka Pendek Tekan Konsumsi BBM
NASIONAL
- Advertisement -
April 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?