Madinah ,-Fardan Aruna Syafzani Wibowo menjadi jamaah haji termuda pada musim haji tahun ini. Remaja berusia 13 tahun tersebut berangkat ke Tanah Suci menggantikan mendiang ayahnya.
Siswa MTs Khadijah Kota Malang ini menggantikan ayahnya yang wafat akibat penyakit kanker. Pengalihan porsi haji tersebut berjalan lancar karena regulasi batasan usia yang dimudahkan.
Sang ibu, Siska Aprilia, mendampingi langsung keberangkatan anak sulungnya tersebut ke Arab Saudi. Siska bersyukur proses administrasi pergantian kursi almarhum suaminya berjalan tanpa hambatan berarti.
“Alhamdulillah semua dimudahkan karena ternyata mulai tahun ini usia 13 tahun bisa menggantikan,” katanya. Momen wukuf di Arafah terasa sangat spesial sekaligus mengharukan bagi keluarga asal Jawa Timur ini.
Waktu pelaksanaan wukuf bertepatan dengan tanggal wafatnya sang ayah pada tiga tahun lalu. Fardan mengaku sempat merasakan rindu yang mendalam kepada sang ayah selama berada di Tanah Suci.
Rasa kangen tersebut muncul saat dirinya melakukan wukuf bersama ibunya di Padang Arafah. “Pas bangun tidur di Arafah ingat ayah tetapi saya tidak menangis,” ucapnya.
Siska yang berprofesi sebagai dokter gigi awalnya sempat khawatir dengan ketahanan fisik anaknya. Namun, Fardan mampu menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar dan sehat.
Remaja berkulit sawo matang itu hanya merasa sedikit kelelahan setelah menjalani tawaf dan sai. Sang ibu selalu mengingatkan Fardan untuk menjaga ibadah shalat sesuai wasiat dari almarhum ayahnya.
Fardan pun bertekad menjaga adik-adiknya dan berharap bisa berkumpul kembali di surga kelak. Pertemuan dengan Fardan berlangsung di Millennium Taiba Hotel, Madinah pada Sabtu, 13 Juni 2026.

