By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Perpusnas Ingatkan Risiko Digitalisasi Buku di Era AI
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Perpusnas Ingatkan Risiko Digitalisasi Buku di Era AI

berita
berita Published August 12, 2026
Share
SHARE

Jakarta,-Digitalisasi buku berisiko mengurangi akses publik terhadap sumber pengetahuan yang kredibel menurut Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Pemusnahan buku setelah pemindaian massal juga berpotensi menimbulkan persoalan akses, hak cipta, dan keaslian sumber.

Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional Joko Santoso menegaskan akses informasi dan sumber pengetahuan merupakan hak publik. Ia menilai buku cetak edisi pertama tetap menjadi representasi autentik dari penulis dan sumber asli.

Joko menyampaikan pandangan tersebut saat berdialog mengenai pentingnya mempertahankan sumber pengetahuan asli yang kredibel. Perpustakaan menghadapi perkembangan teknologi digital yang memengaruhi cara masyarakat mengakses dan menyimpan pengetahuan.

“Kita harus memastikan sumber pengetahuan tersedia, sekaligus menjaga identifikasi sumber asli dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, keberadaan naskah fisik asli harus dipertahankan sebagai rujukan utama”, kata Joko, Selasa, 11 Agustus 2026.

Joko menilai perpustakaan perlu menjaga etika ilmiah, legalitas, serta kredibilitas sumber menghadapi perkembangan kecerdasan buatan. Ia juga mengingatkan pentingnya menghargai hak kekayaan intelektual dalam penggunaan teknologi digital.

Penyimpanan pengetahuan digital membutuhkan literasi kuat agar masyarakat mampu menghadapi berbagai risiko ruang daring. Joko menyebut risiko tersebut mencakup penipuan, hoaks, dan perundungan daring yang memerlukan sikap bijak.

Joko menjelaskan potensi penguasaan data perusahaan dapat membatasi akses masyarakat terhadap sumber pembanding gratis. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan persoalan etika digital dan kebutuhan penguatan literasi masyarakat.

“Ada potensi monopoli data oleh perusahaan sehingga rujukan referensi menjadi terbatas dan yang menjadi soal adalah etika digital, sehingga penguatan literasi digital di masyarakat sangat penting,” ujarnya.

Perpustakaan Nasional terus memperluas konten digital, layanan daring, serta alih media koleksi tanpa menghilangkan buku fisik. Lembaga tersebut menghadapi tantangan menjamin kredibilitas, identifikasi, orisinalitas, dan otoritas sumber pengetahuan.

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan juga mendorong sejumlah perusahaan membeli buku bekas untuk kebutuhan pengembangan teknologi. Beberapa perusahaan kemudian disebut memusnahkan jutaan buku yang telah mereka beli sebelumnya.

Anthropic, perusahaan pembuat Claude, menjadi salah satu perusahaan yang disebut melakukan praktik tersebut dalam informasi sebelumnya. Dokumen terkait menunjukkan perusahaan menyadari potensi dampak citra apabila tindakan tersebut diketahui publik.

Inisiatif rahasia bernama Project Panama terungkap melalui gugatan sekelompok penulis terhadap Anthropic pada pertengahan tahun sebelumnya. Kasus tersebut kemudian disepakati melalui penyelesaian damai dengan nilai ganti rugi US$1,5 miliar pada Agustus 2025.(dna/rri)

You Might Also Like

Dua Daerah ini Berkategori Udara Berbahaya Akibat Karhutla

Kasus Penyadapan, Gerindra Segera Tentukan Sikap

Kapoldasu Tegaskan 4 Prioritas: Persatuan, Anti-Narkoba & Tertib Lantas

Gelombang Protes Mengema, Sampai Ke Tebing Tinggi Sumut, Ini Masalahnya !!!

Kecelakaan Jet Pribadi di Florida Tewaskan 9 Orang, Pesawat Jatuh di Kawasan Permukiman

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita August 12, 2026 August 12, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article PSG dan Parma Sepakat Transfer Suzuki
Next Article KPK Gadungan Sekap dan Perdaya Lansia, Korban Alami Kerugian 300 Juta
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Bobby Nasution Perintahkan Pengawasan Oplosan Beras Fortifikasi, Enam Merek Tanpa Label Kualitas Ditemukan di Binjai
EKONOMI
Hari ini Jokowi Tunjukan Ijazah di Pengadilan
KRIMINAL
Dua Daerah ini Berkategori Udara Berbahaya Akibat Karhutla
NASIONAL
Kasus Penyadapan, Gerindra Segera Tentukan Sikap
NASIONAL
- Advertisement -
November 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
« Oct    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?