By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: AMPHIBI : Mari Selamatkan Mangrove Dari Limbah dan Sampah
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
HOMEKRIMINALNASIONALPENDIDIKAN

AMPHIBI : Mari Selamatkan Mangrove Dari Limbah dan Sampah

Agus Leo
Agus Leo Published August 13, 2026
Share
SHARE

Deli Serdang – Persoalan sampah sampai saat ini tak hanya menjadi polemik di darat melainkan juga di perairan.

Sebagaimana yang terpantau langsung dari hasil survey ke ke pantai muara Percut, Kamis siang (13/08)2026) ternyata tampak di muara pantai Percut banyak ditemukan tumpukan sampah.

Diantaranya sampah plastik, sampah kayu dan daun, sampah Pempes, streoporm, maupun jenis sampah lainnya .

Selain di muara jejeran sampah tampak jelas dihampir sepanjang aliran sungai Percut yang bermuara ke muara pantai Percut.

Sampah dan limbah tersebut merambah memasuki lokasi tanaman mangrove yang saat ini sedang digalakkan penanamannya oleh pihak AMPHIBI seluas 25 Hektar.

Bahkan disaat yang bersamaan para Mahasiswa dari UGM juga menyayangkan banyaknya sampah yang mencemari pantai muara Percut.

Sampah- sampah yang hanyut dari sungai Percut hingga ke muara pantai muara Percut tersebut dikhawatirkan dapat menganggu pertumbuhan dari tanaman mangrove tersebut.” Saat ini kami menilai penanaman Mangrove yang dilaksanakan pihak AMPHIBI sudah cukup baik dalam kepedulian dan turut menjaga pelestarian Lingkungan Hidup di Sumatera Utara, hanya saja perlu adanya perawatan maupun penyisipan terhadap tanaman mangrove yang mati serta menjaga tanaman Mangrove tersebut agar tak rusak dari gangguan orang yang tak bertanggungjawab”,kata Socrates Leo salah seorang Mahasiswa dari Universitas Gajah Mada (UGM) usai meninjau lokasi penanaman Mangrove yang saat ini dikelola AMPHIBI tersebut.

Terpisah, Agus Salim Tanjung So, Si, Ch selaku Ketum AMPHIBI menyayangkan adanya pencemaran sampah yang terus mengalir dari sungai Percut hingga ke muara laut Percut yang berdampak buruk bagi pertumbuhan dan pelestarian tanaman Mangrove yang saat ini sedang digalakkan.

Ia juga menyoroti adanya dugaan pencemaran lingkungan yang terjadi di kawasan Sungai Percut. Menurutnya, belum lama ini lokasi rehabilitasi mangrove terdampak kiriman limbah berbusa putih yang diduga berasal dari wilayah hulu sungai dan berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman mangrove.

“Permasalahan ini telah kami tindak lanjuti kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang, hingga Direktorat Pengelolaan Limbah B3 di Jakarta. Kami akan mengawal persoalan ini hingga tuntas,” tegasnya.

Menanggapi pertanyaan awak media mengenai sumber dugaan pencemaran tersebut, Agus Salim Tanjung menjelaskan bahwa berdasarkan hasil investigasi internal AMPHIBI, limbah tersebut diduga berasal dari aktivitas perusahaan pencucian kemasan yang menangani limbah B3.

Dugaan tersebut didasarkan pada lokasi sumber limbah yang berada tidak jauh dari Bendungan Irigasi Sidoras, tempat pertama kali munculnya busa putih dalam jumlah besar. Namun demikian, kami menyerahkan proses pembuktian dan penegakan hukum kepada instansi yang berwenang,” ujarnya.

AMPHIBI juga mendorong pemerintah untuk memastikan setiap pelaku usaha yang membuang air limbah ke badan sungai telah memiliki izin serta memenuhi seluruh ketentuan pengelolaan lingkungan sesuai peraturan perundang-undangan.

“Kami berharap proses pengawasan dan penegakan hukum dapat dilakukan secara tegas agar memberikan efek jera bagi setiap pihak yang terbukti melakukan pencemaran lingkungan,” Tutup Agus Salim Tanjung.(Gs/DS).

You Might Also Like

Poldasu Bangun dan Revitalisasi 75 Jembatan Merah Putih Presisi, Buka Akses Warga hingga Pelosok

BMKG: Puncak Kemarau Agustus Melanda 369 Zona Musim

Kepala BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dikonsumsi

Kapolresta Deli Serdang Pimpin Sertijab Kabag Log dan Tiga Kapolsek

Alamak !! Omak- omak Demo Kantor Kejari Belawan, Ini Alasan !!!

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Agus Leo August 13, 2026 August 13, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Tirtanadi Gratiskan Pemasangan Pipa Distribusi, Denda Tunggakan Dihapus dan Biaya Pasang Baru Bisa Dicicil
Next Article Poldasu Bangun dan Revitalisasi 75 Jembatan Merah Putih Presisi, Buka Akses Warga hingga Pelosok
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Poldasu Bangun dan Revitalisasi 75 Jembatan Merah Putih Presisi, Buka Akses Warga hingga Pelosok
HOME KRIMINAL Medan
Tirtanadi Gratiskan Pemasangan Pipa Distribusi, Denda Tunggakan Dihapus dan Biaya Pasang Baru Bisa Dicicil
Medan
Bobby Nasution Terima Penghargaan, Sumut Terbaik I Implementasi Program 3 Juta Rumah
Medan
BMKG: Puncak Kemarau Agustus Melanda 369 Zona Musim
NASIONAL
- Advertisement -
August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?