Medan,-Unit Resmob bersama Tim JCS Satreskrim Polrestabes Medan tengah menunjukkan taringnya dalam mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Terbaru, petugas berhasil meringkus seorang eksekutor spesialis curanmor berinisial AL (21), warga Jalan Bromo, Kecamatan Medan Area.
Tak hanya sang eksekutor, polisi juga menciduk seorang penadah berinisial A alias Ocol (23), warga Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, mengungkapkan bahwa penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah akan aksi pelaku di wilayah hukum Polrestabes Medan. Terakhir, aksi nekat pelaku sempat terekam CCTV dan viral di media sosial saat menggasak motor Honda Beat di Jalan Bilal Ujung, Kamis (30/4/2026) sore.
“Tersangka mengaku beraksi bersama dua rekannya, D dan Y (DPO). Modusnya, mereka berboncengan tiga mencari sasaran. Tersangka AL berperan sebagai eksekutor yang merusak stop kontak motor menggunakan kunci T hanya dalam hitungan detik,” ujar AKBP Adrian, Minggu (3/5/2026).
Pelarian AL berakhir pada Jumat (1/5/2026) dini hari saat petugas membekuknya di Jalan Denai. Dari hasil interogasi, AL mengaku menjual motor curian tersebut kepada Ocol seharga Rp 4,3 juta. Uang hasil kejahatan itu ia gunakan untuk membeli ponsel baru.
Berbekal keterangan AL, tim yang dipimpin Kanit Resmob Iptu Ramadhani Bimo Setiadi langsung bergerak cepat meringkus Ocol di kawasan Tambak Rejo. Di sana, petugas menemukan kejutan besar: beberapa unit sepeda motor diduga hasil curian disembunyikan di sebuah ladang.
“Tersangka Ocol ternyata tidak hanya menampung dari AL, tapi juga dari pelaku lain yang kini berstatus DPO. Ia juga mengakui pernah melakukan pencurian motor sebanyak lima kali sejak tahun 2018 di berbagai lokasi seperti Tanjung Morawa dan Lubuk Pakam,” tambah Kasat Reskrim.
Dari tangan para tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya, Satu unit Honda Beat warna biru (milik korban), Pakaian (hoodie dan celana) yang digunakan tersangka saat beraksi., Empat unit sepeda motor berbagai merek (KLX 150, Vario 125, Scoopy, dan Beat) yang tidak dilengkapi plat nomor.
Saat ini, Polrestabes Medan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang identitasnya telah dikantongi, termasuk pelaku berinisial Comot.
“Tim masih terus bekerja di lapangan untuk mengejar DPO lainnya. Kami mohon doa dari masyarakat agar para pelaku segera tertangkap seluruhnya,” pungkas AKBP Adrian.

