By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Bencana di Indonesia Salah Satu Dampak Meningkatnya Suhu Panas di Bumi
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Bencana di Indonesia Salah Satu Dampak Meningkatnya Suhu Panas di Bumi

Editor
Editor Published June 11, 2024
Share
SHARE

Jakarta,-Badan Pemantauan Perubahan Iklim Uni Eropa (EU Climate) mengatakan setiap 12 bulan terakhir dunia menduduki peringkat terpanas dalam sejarah. Dibandingkan tahun ke tahun termasuk diantaranya di Pakistan.

Juru kampanye hutan Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik menyatakan bahwa di Indonesia dampak percepatan suhu panas bumi mulai terasa. Di mana meningkatnya peristiwa bencana belakangan ini.

“Situasi iklim tidak baik-baik saja, kalau sulit mencerna krisis iklim ini secara bahasa dan panas. Ini sebenarnya meningkatnya tingkat bencana di Indonesia, itu salah satu bentuk tingginya krisis iklim yang sudah banyak berubah di Indonesia,” kata Iqbal, Senin (10/6/2024).

Diketahui suhu rata-rata global selama periode 12 bulan hingga akhir Mei 2024 yakni 1,63 derajat Celcius. Ini menjadikannya periode terpanas sejak pencatatan dimulai pada tahun 1940.

Terlebih data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kejadian bencana di tahun 2023 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Yakni mencatatkan 5.400 kejadian bencana.

Oleh karenanya Iqbal mendorong pemerintah berkomitmen dalam mengurangi jumlah emisi karbon yang dikeluarkan. Khususnya dari sektor energi dan lahan.

“Karena kebijakan atau komitmen penurunan krisis Iklim dari masing-masing negara tidak berhasil. Dan mereka tidak berhasil menurunkan kontribusi dari industri-industri tinggi karbon,” ujarnya.

Di sisi lain Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Edvin Aldrian menyatakan kondisi bumi sudah masuk ke tahap baru. Yakni bukan lagi menghadapi ‘global warming’ melainkan ‘global boiling’ yakni kondisi bumi lebih memprihatinkan.

“Bukan lagi global warming tapi global boiling. Karena suhu bumi saat ini perubahannya sangat cepat,” kata Edvin, Senin (10/6/2024).

Lebih jauh Edvin mengungkapkan bahwa aktivitas manusia merupakan faktor yang paling banyak mempengaruhi kenaikan suhu di Bumi. Ketimbang faktor alam yakni El Nino dan posisi matahari.

“Karena emisi gas karbon dioksida (CO2) itu sudah tak tertahan lagi, kan sempat bersih saat pandemi. Tapi kini sudah lewat itu suhu kembali naik akibat transportasi dan kendaraan pribadi yang membuat percepatan,” ujarnya.

You Might Also Like

Sebagian Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat, BNPB: Waspada Ancaman Banjir

Ketua FORKAM Adam Malik Damanik SH Mengutuk Keras Pemadaman Listrik Merugikan Masyarakat

Warga dan Pengguna Jalan Rindukan Perbaikan Jalan Rusak Jln Swadaya 2 Menuju Jln Pardamean Percutseituan

Pemkab DS Genjot Perbaik Jalan dan Drainase,Warga Mengapresiasi

Pelindo Regional 1 Gelar Upacara Peringatan Harkitnas ke-118 Tahun 2026

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor June 11, 2024 June 11, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Gelandang Fulham Hijrah ke Munchen
Next Article Kemenag Gerah dengan Banyaknya Travel Berangkatkan Jamaah Visa Nonhaji
3 Comments
  • Viviant says:
    June 29, 2024 at 2:47 am

    Wonderful insights! The way you break down the complexities is commendable. For additional information on this topic, I recommend visiting: EXPLORE FURTHER. Keen to hear more opinions from the community!

    Reply
  • Louvenia_T says:
    July 13, 2024 at 8:37 am

    I like this web site very much, Its a real nice place to read and receive information.Money from blog

    Reply
  • cefzon kaufen ohne ärztliche Verschreibung says:
    August 19, 2024 at 11:58 pm

    Puedes comprar medicamentos sin receta en Brasil Novartis Salzgitter
    medicijnen zonder doktersrecept online verkrijgbaar

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Bobby Nasution Minta Blackout Listrik di Sumatera Tak Terulang Lagi
Medan
Pemprov Sumut Terima Sapi Kurban 1,3 Ton dari Presiden
Medan
Sekdaprov Sumut Ingatkan ASN Bijak Gunakan AI, Tetap Pegang Nilai BerAKHLAK
Medan
Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,3 Triliun untuk Infrastruktur, Bangun 141 Km Jalan Tahun Ini
EKONOMI
- Advertisement -
May 2026
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?