By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Kebijakan Pemerintah Menunda Pengangkatan CPNS Akan Menimbulkan Kerugian
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Kebijakan Pemerintah Menunda Pengangkatan CPNS Akan Menimbulkan Kerugian

Editor
Editor Published March 11, 2025
Share
SHARE

Jakarta,- Kebijakan pemerintah menunda pengangkatan CPNS hingga 9 sampai setahun ke depan justru akan menimbulkan kerugian. Bukan hanya pada individu CPNS, tapi kerugian bagi perekonomian secara keseluruhan.

“Bagi CPNS kerugian berupa hilangnya sumber penghasilan mencapai Rp27 juta, dihitunga selama 9 bulan. Jika dikalikan jumlah seluruh CPNS yang pengangkatannya tertunda, kerugiannya mencapai Rp6,7 triliun,” kata Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira dalam keterangannya, Senin (10/3/2025).​

Menurut Bhima, kerugian ekonomi secara keseluruhan mencapai Rp11,9 triliun. Sedangkan, pendapatan masyarakat turun menjadi Rp10,4 triliun. 

“Kerugian ini dihitung dari berbagai sektor usaha.  Yang seharusnya mendapatkan dampak berganda dari pengangkatan CPNS,” kata Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira dalam keterangannya, Senin (10/3/2025).

Hitungan tersebut, tambah Bhima, setelah CELIOS melakukan simulasi dampak ekonomi penundaan pengangkatan CPNS.  Pengangkatan yang semula dilaksanakan bulan Maret, oleh pemerintah ditunda hingga Oktober 2025 atau Maret 2026.

“Sektor yang terdampak oleh penundaan pengangkatan CPNS misalnya sektor jasa pemerintahan, ritel, perumahan. Karena kalau pengangkatan terjadwal, para CPNS mungkin akan menyicil rumah, membeli motor dan sebagainya,” ucap Bhima.

Sehingga, penundaan pengangkatan CPNS akan  berpengaruh pada sektor swasta, yang akan kehilangan potensi pendapatannya. Potensi hilangnya pendapatan, menurut Bhima,  kalau diagregasi secara ekonomi, jumlahnya cukup besar. 

Bukan itu saja, hasil simulasi Celios juga melihat dampak penundaan pengangkatan CPNS pada sektor tenaga kerja. Diperkirakan aka nada 110 ribu tenaga kerja lainnya yang akan terdampak.

“Sekitar 110 ribu tenaga kerja ini harusnya menikmati manfaat ketika ada perputaran uang dengan pengangkatan CPNS tepat waktu. Tapi karena penundaan, efeknya justru kemungkinan pengurangan 110 ribu tenaga kerja ini,” ujar Bhima.

Ia mencontohkan industri tekstil yang mestinya mendapatkan pesanan seragam untuk CPNS baru. Begitu juga dengan industi lainnya seperti industri elektronik dan perumahan. 

Melihat dampak negatifnya pada perekonomian, Celios merekomendasikan pemerintah untuk melakukan pengangkatan CPNS ke jadwal semula. Sehingga CPNS tidak terlalu lama menunggu tanpa kepastian penghasilan.

“Efisiensi anggaran atau utang negara yang sedang tinggi, harusnya tidak dijadikan alasan. Apalagi proses perekrutan CPNS sudah dilakukan dan pengangkatannya sudah dijanjikan oleh pemerintah,” ujarnya.

You Might Also Like

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Anada Bisa Saksikan Hunter’s Moon, 26 Oktober Malam

Aturan Insentif Dapur MBG Diubah, Negara Diproyeksikan Hemat Rp3 Triliun

Kapolri Suyudi Paparkan Pengamanan 1,16 Ton Ketamin dari Kapal MT Global 168 di Belawan

Tak Ada Klarifikasi, Forum Jurnalis & Advokat Sulsel Resmi Lapor Fenny Frans ke Polda Sulsel, Begini Masalahnya !!!

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor March 11, 2025 March 11, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article PLN IP Pastikan Pasokan Listrik Aman Selama Ramadhan dan Idul Fitri
Next Article OJK Ingatkan Masyarakat Waspadai Modus Kejahatan Keuangan Selama Ramadhan dan Idul Fitri
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Bobby Nasution Dukung IPDN Cetak Calon ASN Andal dan Profesional
Medan
Wakapolresta Deli Serdang Jadi Irup Upacara di SMPN 1 Lubuk Pakam, Begini Pesannya !!!
HOME KRIMINAL PENDIDIKAN
Bobby Nasution Dorong Desa dan Kelurahan Kreatif melalui Program KKSB
Medan
Bea Cukai Soetta Gagalkan Penyelundupan Emas Bubuk-Kapsul Rp34 Miliar
KRIMINAL
- Advertisement -
October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?