By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Terdampak Erupsi, ASN Diizinkan WFH Hingga 80 Persen
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Terdampak Erupsi, ASN Diizinkan WFH Hingga 80 Persen

berita
berita Published September 7, 2026
Share
SHARE

Jakarta ,-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengizinkan aparatur sipil negara (ASN) menerapkan sistem kerja dari rumah (WFH) hingga 80 persen. Kebijakan fleksibilitas kerja tersebut diperuntukkan bagi pemerintah daerah yang terdampak oleh erupsi Gunung Anak Krakatau.

Penerapan sistem kerja dari rumah (Work From Home, WFH) dapat disesuaikan dengan kondisi serta tingkat kedaruratan daerah. Langkah antisipasi ini dapat diberlakukan apabila aktivitas erupsi berpotensi mengganggu kesehatan dan keamanan masyarakat.

Kemendagri terus menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah provinsi di wilayah sekitar Banten dan Lampung. Pemantauan juga mencakup daerah Banten, Lampung, Jawa Barat, DKI Jakarta, hingga Sumatra Selatan.

Demikian disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Tito memastikan kegiatan Work From Home (WFH) dipersilakan untuk menjaga kesehatan dan keamanan, dalam kondisi demikian.

“Kalau memang ada potensi yang akan berpengaruh berbahaya untuk kesehatan, untuk keamanan, maka sektor layanan publik, termasuk juga kegiatan masyarakat. Termasuk juga kegiatan belajar mengajar, dapat dilakukan respons misalnya mengalihkan, untuk mengurangi dampak kesehatan, maupun dampak keamanannya,” kata Tito dalam jumpa pers secara daring, Minggu, 6 September 2026.

Penyesuaian terhadap aktivitas masyarakat mencakup proses belajar mengajar hingga sistem transportasi darat. Kebijakan darurat tersebut diambil demi mengurangi risiko bahaya abu vulkanik di area terdampak.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengeluarkan imbauan ke kabupaten dan kota untuk antisipasi dampak. Kepala daerah berwenang menetapkan status darurat apabila kondisi kesehatan dan keamanan ASN terganggu.

Tito menegaskan kepala daerah memiliki wewenang penuh dalam menentukan tingkat keterpaparan bahaya erupsi. Penetapan status darurat menjadi dasar hukum utama pemberlakuan sistem kerja dari rumah secara sah.

“Kalau itu dianggap situasinya emergency atau darurat, termasuk juga kalau situasi pemerintah kabupaten/kota melihat aspek kesehatan dan aspek keamanan di daerah itu bagi masyarakat. Termasuk bagi ASN administrasi negara, bisa terganggu, maka yang dapat dilakukan work from home,” ujar Tito.

Penerapan kerja dari rumah dapat dilakukan secara bertahap mulai dari kapasitas 50 persen. Sektor esensial seperti pemadam kebakaran serta pelayanan listrik tetap wajib beroperasi secara penuh.

Tito menjelaskan skema pembagian kerja shift untuk menjaga keandalan fasilitas pelayanan publik instansi. Petugas sektor kesehatan wajib hadir secara fisik untuk memberikan pertolongan medis emergency.

“Bisa dilakukan sebagian seperti yang sering kita lakukan, misalnya 50%, terutama sektor-sektor yang sangat esensial, seperti sektor kesehatan, bidang kesehatan, kemudian pemadam kebakaran. Kemudian yang menangani masalah kelistrikan misalnya, ini harus bisa tetap berjalan,” ucapnya.

Persentase kehadiran pegawai dapat dipangkas lebih lanjut apabila risiko ancaman kesehatan semakin meningkat. Pemangkasan jam kerja fisik disesuaikan dengan intensitas sebaran abu vulkanik di lapangan.

Ia mengingatkan keterlibatan instansi teknis sangat dibutuhkan dalam memberikan penilaian data kebencanaan secara berkala. Skema kerja fleksibel dipastikan tidak akan melumpuhkan fungsi utama pelayanan administrasi publik.

“Tapi ada yang mungkin dianggap rawan bagi kesehatan dan keamanan, itu bisa dilakukan tanpa perlu banyak berpengaruh terhadap layanan publik masyarakat dilakukan dengan WFH misalnya, meisalnya 75%-80%. Kalau itu dianggap perlu, maka yang dapat dilakukan kepala daerah masing-masing,” kata Tito.

Pemda diinstruksikan memperkuat koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara rutin. Koordinasi ketat juga melibatkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) serta BMKG.

Tito menuntut seluruh pemda di wilayah berisiko tinggi untuk memantau data seismik harian. Langkah mitigasi dini harus diambil cepat berdasarkan pemutakhiran informasi resmi lembaga teknis tersebut.

“Ini kita harus melakukan komunikasi terus menerus dengan sekali lagi tujuannya untuk mengetahui seberapa berbahaya atau seberapa rawan, terhadap kesehatan masyarakat dan keamanan masyarakat, di berbagai sektor. Termasuk sektor yang administrasi pemerintahan,” ujarnya.

You Might Also Like

Kurangi Risiko Gangguan Kesehatan Akibat Asap, Kelompok Rentan Diminta Tak ke Luar Rumah

Blackout di Batam, Ini Perintah Presiden

232 Satwa Liar Korban Karhutla di Enam Provinsi Berhasil Diselematkan

Perbaikan Jalan Veteran Psr 9 Manunggal Lamban Picu Kemacetan dan Keresahan Pengguna Jalan

AJI Batam Kecam Intimidasi Permintaan Takedown Berita Batam Blackout

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita September 7, 2026 September 7, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Jerayno Schaken Jadi Pemain Termuda Cetak Gol di Eredivisie
Next Article Erupsi Krakatau : Tiga Kabupaten dan 15 Kecamatan Terdampak Gunung Anak Krakatau
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Di Merdang Merdem 2026, Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Rawat Keberagaman dan Doakan Kabut Asap Segera Berlalu
Medan
Rico Waas dan Airin Optimalkan Galeri Mustika Deli Dekranasda sebagai Ruang Promosi UMKM
EKONOMI
Polres Sibolga Ungkap Pencurian Rumah, Gasak Motor hingga 30 Kain Ulos Batak
HOME KRIMINAL
Satresnarkoba Polresta Deli Serdang dan BNNK Ungkap Kasus Shabu di Pantai Labu
HOME KRIMINAL
- Advertisement -
October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?