By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Publik Pertanyakan Penghargaan untuk Syahrini di Cannes
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Hiburan

Publik Pertanyakan Penghargaan untuk Syahrini di Cannes

Editor
Editor Published May 25, 2025
Share
SHARE

Jakarta,-Syahrini menerima penghargaan Global Cultural Impact Award dalam Gala Dinner Cannes, Rabu (14/5/2025) lalu. Penghargaan ini diberikan oleh organisasi independen bernama United Society Council (USC).

Meski mengesankan, penghargaan tersebut menimbulkan perdebatan di kalangan publik dan media Indonesia. Banyak yang mempertanyakan kredibilitas penghargaan karena bukan bagian dari agenda resmi Cannes.

Banyak dipertanyakan oleh masyarakat dan juga warganet di sosial media. Berikut alasan Syahrini menerima penghargaan Global Cultural Impact Award dalam Gala Dinner Cannes 2025.

Melalui situs resminya USC (www.unitedsocietycouncil.org) menjelaskan alasan pemberian penghargaan kepada Syahrini secara terbuka. Mereka mengapresiasi kontribusi Syahrini dalam aksi kemanusiaan dan kegiatan amal.

Syahrini disebut aktif dalam kampanye donor darah serta mensponsori klinik kesehatan di pedesaan. USC juga menilai kepeduliannya terhadap kesehatan ibu sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

Selain kesehatan, Syahrini dianggap berperan dalam memperkenalkan budaya Indonesia di pentas dunia. Upayanya dinilai membantu membangun komunikasi antarbangsa lewat pendekatan budaya.

USC menegaskan bahwa mereka bukan bagian dari UNESCO atau PBB, melainkan organisasi independen. Fokus mereka pada pembangunan berkelanjutan, advokasi sosial, dan dampak budaya global. 

You Might Also Like

Tiket The Story of Studio Ghibli di Gardens by the Bay Kini Tersedia, Dibuka di Singapura pada 18 Desember 2026

Pemprov Sumut Dorong HKTI Perkuat Peran Petani Dukung Swasembada Pangan

Kemeriahan HUT AMPHIBI Ke 10 Diwarnai Peringatan Maulid Nabi, Aksi Tanam Pohon dan Tinjau Kandang Ternak Bebek

Meriahkan Hari Kemerdekaan RI Ke 81, KNTI Sumut Bersama Kapolres Pelabuhan Belawan Gelar Parade Sampan

Dorong Pergerakan Ekonomi Rakyat, CitraLand City Sampali Gandeng UMKM Lokal di Festival Kuliner Merah Putih

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor May 25, 2025 May 25, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Periode Juni-Juli PLN Berikan Diskon Listrik 50 Persen
Next Article KAI Berlakukan Mekanisme Baru Soal Pembatalan Tiket
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Wakil Wali Kota Medan Temukan Drainase Tersumbat dan Tak Terhubung di Helvetia
Medan
104.426 Siswa Sumut Nikmati Program Bersekolah Gratis, Anggaran Rp49,5 Miliar Telah Disalurkan
Medan
Warga Perumahan Bumi Ayu Gelar Rapat dan Bergotongroyong Atasi Drainase Tumpat dan Bergotong royong
HOME Medan NASIONAL
Poldasu Ungkap 52 Kasus Curas dan Curat, 59 Tersangka Diamankan
HOME KRIMINAL Medan NASIONAL
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?