By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Program Sejuta Rumah Belum Tepat Sasaran
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Program Sejuta Rumah Belum Tepat Sasaran

Editor
Editor Published September 16, 2024
Share
SHARE

Jakarta,-Program Sejuta Rumah belum maksimal dan dinilai  belum tepat sasaran karena salah satu alasan belum terpenuhinya backlog perumahan. Jumlah rumah yang dibangun Ditjen Perumahan Kementerian PUPR terus bertambah namun masih jauh dari target.

Backlog perumahan adalah kesenjangan antara jumlah rumah yang dibangun dan jumlah kebutuhan rumah di masyakarat. “Hasil Program Sejuta Rumah belum maksimal dan tidak tepat sasaran untuk backlog saja,”  kata CEO Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda menanggapi backlog perumahan beberapa waktu lalu.

Menurutnya, dari target satu juta itu, tiap tahunnya paling 600 ribu sampai 700 unit saja yang terealisasi. “Sebetulnya  jumlah itu  bukan sepenuhnya buat MBR, buat backlog, karena ada rumah dinas, rumah umum, dan pembiayaan rumah swadaya,” ujarnya.

“Swadaya kan renovasi, jadi sebenarnya itu bukan buat mengurangi backlog sepenuhnya, perlu adanya evaluasi terhadap Program Sejuta Rumah. Mulai dari jumlah anggaran dari APBN diperbesar, aturan yang lebih berpihak kepada sektor properti,” kata Ali menjelaskan.

Ia menilai cukup penting menjadikan sektor properti sebagai program stabilisasi nasional, hingga pembentukan Kementerian Perumahan berdiri sendiri.  Kementerian Perumahan menurutnya penting untuk kelancaran penuntasan backlog, saat ini Kementerian yang menangani perihal perumahan tergabung dalam Kementerian PUPR.

Sehingga masalah perumahan yang kompleks tidak terselesaikan dengan optimal. “Selama ini tidak ada yang bertanggung jawab secara kompleks, padahal permasalahannya kan begitu kompleks,” ucapnya.

You Might Also Like

Rico Waas Luncurkan E-Loket, Perkuat Transparansi dan Kepatuhan Pajak

Indonesia Perkuat Koridor Rantai Pasok dari Sumut

Dari Hype ke Dampak Nyata, DANA Soroti Implementasi AI bagi Bisnis dan Talenta

Soetta, Halim Perdana Kusuma dan Husein Sastra Negara Kembali Buka Penerbangan

Bobby Nasution Dorong Pengembangan Komoditas Ekspor Sumut Bernilai Ekonomi Tinggi

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor September 16, 2024 September 16, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Tiga Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Memenuhi Syarat
Next Article FBI Ungkap Donald Trump Jadi Target Pembunuhan di Klub Golfnya
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

​Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD, Rico Waas Jelaskan Alasan Pencabutan Perda Nomor 2 Tahun 2013
Medan
Jelang Haji 2027, Rico Waas Perintahkan Verifikasi 160 Jemaah Yang Belum Ditemukan hingga ke Wilayah
Medan
Optimalkan Pendapatan Daerah, Wali Kota Medan Sampaikan Penjelasan Revisi Perda Pajak dan Retribusi ke DPRD
Medan
Bobby Nasution Tinjau Titik Banjir Letda Sujono, Penanganan Langsung Dipercepat
Medan
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?