By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Piala Dunia 2026, Kunjungan Wisatawan Malah Melorot
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Piala Dunia 2026, Kunjungan Wisatawan Malah Melorot

berita
berita Published June 14, 2026
Share
SHARE

San Frasisco,-Harapan besar terhadap lonjakan sektor pariwisata selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026 belum sepenuhnya terwujud hingga saat ini. Turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko justru menunjukkan tanda perlambatan kunjungan wisatawan internasional.

Selama beberapa tahun terakhir, ajang sepak bola terbesar dunia tersebut diproyeksikan menjadi pendorong utama pertumbuhan industri perjalanan. Namun, berbagai indikator menunjukkan jumlah wisatawan asing yang datang ke Amerika Serikat masih berada di bawah ekspektasi pelaku industri.

Gelombang kedatangan suporter internasional yang sebelumnya diperkirakan memenuhi kota-kota tuan rumah belum terlihat signifikan selama turnamen berlangsung. Kondisi tersebut mendorong sejumlah hotel melakukan penyesuaian tarif untuk menjaga tingkat keterisian kamar tetap stabil.

Melemahnya permintaan juga terlihat pada sektor transportasi udara yang menghadapi perlambatan pemesanan tiket perjalanan internasional. Kenaikan harga penerbangan dan mahalnya tiket pertandingan dinilai turut memengaruhi keputusan banyak calon penonton.

“Secara keseluruhan kondisi ini cukup mengecewakan bagi pelaku industri yang sebelumnya menaruh harapan sangat besar. Perkembangan yang terjadi hingga saat ini belum menunjukkan dampak ekonomi sesuai proyeksi awal penyelenggara,” kata CEO Hotel Association of New York City, Vijay Dandapani dalam keterangan pers yang diterima RRI, Sabtu, 13 Juni 2026.

Fenomena tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas model ekonomi turnamen yang selama ini bergantung pada wisatawan internasional. Tingginya biaya perjalanan dan kompleksitas mobilitas lintas negara menjadi tantangan tersendiri bagi para suporter.

Selain faktor biaya, proses administrasi perjalanan serta kebutuhan visa juga disebut memengaruhi keputusan sejumlah penggemar. Situasi tersebut membuat sebagian calon penonton memilih menikmati pertandingan dari negara atau kota alternatif.

Asosiasi Hotel New York bahkan merevisi proyeksi pendapatan yang berkaitan dengan penyelenggaraan turnamen tahun ini. Perkiraan pemasukan sektor perhotelan dilaporkan turun sekitar enam puluh persen dibandingkan target yang sebelumnya ditetapkan.

“Kami melihat sebagian penggemar memilih menonton seluruh pertandingan dari lokasi lain dengan biaya lebih rendah. Pengeluaran untuk perjalanan, hotel, tiket pertandingan, dan transportasi dianggap terlalu tinggi bagi sebagian pendukung,” ujar penulis buku sepak bola, Andy Milne.

Di sisi lain, wisatawan domestik Amerika Serikat belum mampu mengimbangi kekurangan kunjungan dari luar negeri. Popularitas sepak bola yang masih berada di bawah beberapa olahraga utama menjadi salah satu faktor penyebab.

Perusahaan perjalanan olahraga mewah Roadtrips juga mencatat sebagian penggemar masih menunda keputusan bepergian menuju lokasi pertandingan. Mereka memilih menunggu kepastian lawan yang akan dihadapi tim favorit sebelum melakukan pemesanan perjalanan.

Kondisi tersebut menunjukkan dinamika baru dalam penyelenggaraan turnamen olahraga global yang semakin dipengaruhi faktor ekonomi. Pelaku industri kini berharap antusiasme suporter meningkat seiring bergulirnya fase-fase penting Piala Dunia 2026.

You Might Also Like

Sedekah Jumat Tim Jurnalis KSJ Binaan H.Ikhwan Lubis Kembali Seser Warga Duafa Pekerja Jalanan di Tengah Kota Medan

Rico Waas Dorong Perlindungan Pekerja Diperluas, Perkuat Sinergi Pemko Medan-BPJS Ketenagakerjaan

BGN Efisiensi Rp30 Triliun untuk Program MBG Tahun 2027

Pemerintah Akan Hentikan Impor Garam pada 2029

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita June 14, 2026 June 14, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Qatar Paksa Swiss Berbagi Poin
Next Article Wujudkan Bansos Tepat Sasaran, Kemensos Gunakan Pemindai Wajah Bagi Penerima Bantuan
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Tanah Warga Diserobot Pengusaha FPI Datangi Polres Tebing Tinggi, Ini Tujuannya !!!
HOME KRIMINAL
Klub Argentina Beri Penghormatan Terakhir untuk Messi
OLAHRAGA
Nyambi Edarkan Narkoba, Oknum Kepling di Medan Ditangkap Polisi, 2 Pod Getar dan Ekstasi Disita
KRIMINAL
Nyambi Edarkan Ekstasi, Kepling di Medan Polonia Ditangkap Polisi, 600 Butir Pil Disita
KRIMINAL
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?