Medan – Hampir seratus warga Sumatera Utara berpartisipasi dalam aksi lari serentak bertajuk Run for Liberation 2026 di Lapangan Merdeka Medan pada Ahad, 24 Mei 2026.
“Event ini dilaksanakan serentak di 12 daerah seluruh Indonesia sebagai bentuk solidaritas rakyat sipil terhadap bangsa Palestina, ” ungkap Ketua Panitia, Asri Devi Yanti.
Kegiatan yang diinisiasi oleh SMART171, Baik Berisik dan Masjid Runners ini tahun 2026 ini digelar di Bandung, Jakarta, Banten, Bogor, Purwakarta, Solo, Blitar, Palembang, Lombok, Bengkulu, Medan dan Maluku.
Koordinator Baik Berisik Sumatera Utara, Anugrah Roby Syahputra dalam sesi diskusi publik mengingatkan bahwa bangsa Palestina sudah terjajah selama 78 tahun dan hingga kini tidak hanya belum merdeka tapi terus digenosida oleh Zionis Israel.
“Tahu kenapa Nakba ini simbolnya kunci? Ini memang kunci rumah mereka yang masih mereka simpan hingga detik ini. Kunci dari rumah yang ditinggalkan pada tahun 1948 saat 750.000 lebih warga Palestina terpaksa harus meninggalkan kampung halamannya akibat teror gerakan zionis. Mereka masih menyimpannya karena optimis akan kembali suatu saat nanti, ” urai lelaki yang juga Sekretaris Jenderal Forum Lingkar Pena tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Baik Berisik Sumatera Utara, Lara Laurena menegaskan bahwa kita wajib membela Palestina karena kita manusia dan bangsa Indonesia.
“Konstitusi kita itu indah. Tegas sekali menentang penjajahan di preambulenya. Apalagi kita punya utang sejarah kepada Palestina. Dulu Mufti Palestina Syaikh Amin Al Husaini yang menyatakan dukungan melalui radio Jerman agar Indonesia diakui kemerdekaannya. Belum lagi kiprah crazy rich Palestina, Ali Taher yang menyumbangkan seluruh isi rekeningnya terhadap persiapan kemerdekaan Indonesia, ” tutur alumni Universitas Padjajaran Bandung tersebut.
Menurut penyelenggara, kegiatan Run for Liberation ini diselenggarakan secara swadaya dan sebagian biaya pendaftaran peserta akan dihadiahkan untuk perjuangan Palestina. Kegiatan ini diharapkan pula dapat meningkatkan awareness warga terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina dan pembebasan Baitul Maqdis.

