By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Labil, Usia Remaja Jdi Kelompok Rentan Penyalahgunaan Narkoba
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KRIMINAL

Labil, Usia Remaja Jdi Kelompok Rentan Penyalahgunaan Narkoba

Editor
Editor Published April 17, 2025
Share
SHARE

Jakarta,-Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebut pelajar usia remaja masuk kelompok yang rentan penyalahgunaan narkoba. Pasalnya, kelompok pelajar ini tergolong masih labil sehingga mudah terpengaruh atau terpapar.

Demikian disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Jenderal Marthinus Hukom saat bertemu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Rabu (16/4/2025). Berdasarkan hasil survei prevalensi Indonesia tahun 2023, jumlah penyalahguna narkoba pada pelajar kelompok remaja mencapai 312 ribu orang.

“Pelajar usia anak-anak dan remaja memasuki fase usia kritis. Atau labil yang cenderung membuat mereka mudah terpengaruh dengan nilai-nilai kelompok teman sebaya,” katanya. 

Dalam beberapa kasus, Marthinus mengatakan, banyak dijumpai seseorang yang pertama kali mengonsumsi narkoba. Karena rasa penasaran dan tawaran dari teman sebaya.

Ia pun menyebut, fenomena tawuran dan kekerasan di kalangan pelajar yang sering terjadi disebabkan adanya faktor penyalahgunaan narkoba. Atau penggunaan obat keras yang masuk dalam daftar G atau obat keras meliputi antibiotika, antidiabetes, antihipertensi, dan lainnya. 

Karena itu, ia berharap dapat melakukan penguatan strategi kolaborasi bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Khususnya, dalam sistem pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan pendidikan, baik SD, SMP, maupun SMA.

You Might Also Like

Pemprov Sumut Bersama APH Terus Perkuat Perang Melawan Narkoba, hingga Larangan ASN Gunakan Vape

Cegah Balap Liar, Digelar Patroli Blue Light Brimob Sumut

KASUS USTAD DIANIAYA,TRAGIS!!! SUDAH SEMINGGU KORBAN TIDAK BISA MAKAN, TAPI 4 PELAKU BELUM DITANGKAP

Bawa Sabu, Seorang Pria Diamankan Polsek Pantai Labu

Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gelar Jumat Curhat Bersama Masyarakat Desa Sidodadi

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor April 17, 2025 April 17, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Pemerintah Akan Perluas Penerima Manfaat Rumah Subsidi
Next Article Ini Penjelasan Garuda Indonesia Soal Insiden Copot Ban Pesawat di Tanjungpinang
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Pemprov Sumut Bersama APH Terus Perkuat Perang Melawan Narkoba, hingga Larangan ASN Gunakan Vape
KRIMINAL
Tidak Ada Lagi Kutipan Liar di Jalur Menuju Sidebuk Debuk, Warganet Apresiasi Bobby Nasution
Medan
MTQ ke-40 Sumut Resmi Dibuka, Bobby Nasution Ajak Implementasikan Nilai Alquran dalam Pembangunan
Medan
Rico Waas Lepas Peserta Fun Walk MUI Medan, Semarakkan Pekan KHAS 2026
Medan
- Advertisement -
June 2026
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« May    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?