By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: KPK Sita 14 Bidang Tanah Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Tol Trans Sumatera
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KRIMINAL

KPK Sita 14 Bidang Tanah Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Tol Trans Sumatera

Editor
Editor Published May 7, 2025
Share
SHARE

Jakarta,-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita 14 bidang tanah terkait dugaan korupsi pengadaan lahan Jalan Tol Trans Sumatera (JTSS). Pembebasan lahan untuk jalan tol itu dilaksanakan PT Hutama Karya pada tahun anggaran 2018-2020.

Demikian disampaikan anggota Tim Juru Bicara KPK, Budi Prasetiyo, Selasa (6/5/2025). “KPK melakukan serangkaian tindakan penyidikan berupa penyitaan tanah sebanyak 14 (enam belas) bidang,” ujarnya.

Menurut Budi, 13 bidang tanah yang disita tersebut berlokasi di Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Sedangkan satu bidang lainnya berlokasi di Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

Ditambahkannya bahwa dana pembebasan 14 bidang tanah bernilai total Rp18 miliar itu diduga berasal dari tindak pidana korupsi. “Keseluruhan bidang tanah ini akan dituntut untuk dirampas oleh negara sebagai bagian dari pemulihan kerugian negara,” katanya. 

Sebelumnya penyidik juga menyita 65 bidang tanah di Kalianda, Lampung Selatan, yang dibeli para tersangka kasus ini. Pembayaran tanah-tanah tersebut baru mencapai 5-20 persen dari total biaya seluruhnya.

KPK tengah menyelidiki dugaan korupsi pada proses pembebasan lahan di sekitar Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada 2018-2020. Pembelian lahan berlangsung antara PT Sanitarindo Tangsel Jaya (STJ) dan PT Hutama Karya (HK).

Terkait kasus tersebut, KPK telah memeriksa Direktur Utama (Dirut) PT Hutama Karya, Budi Harto. Dia diperiksa terkait transaksi jual beli lahan antara PT STJ dengan PT Hutama Karya.

KPK juga memeriksa saksi Koentjoro dan Thomas Ari Widyantoro yang merupakan mantan Dirut PT HK Realtindo. Lembaga antirasuah itu menduga timbulnya kerugian negara dari pengadaan lahan itu yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.

You Might Also Like

Kasus Fintech Dominasi Pengaduan di OJK

53,81 Persen Penghuni Lapas Didominasi Kasus Narkoba

Rawan Lakalantas & Begal, Pengguna Jalan Harapkan Perbaikan Kerusakan Jalan Veteran Pasar 9 Manunggal

Dua Pengedar Shabu di Medan Marelan Diringkus, Segini BBnya..!!!

Jalan Rusak Pasar 9 Manunggal Kian Membahayakan, Butuh Perbaikan

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor May 7, 2025 May 7, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Warga Malaysia Selundupkan Nakoba dalam Celana
Next Article Mac Allister Ngaku Belum Puas Jadi Juara Liga Inggris
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Rico Waas Ajak Dunia Usaha Lindungi Pekerja Rentan
EKONOMI
Kasus Fintech Dominasi Pengaduan di OJK
KRIMINAL
53,81 Persen Penghuni Lapas Didominasi Kasus Narkoba
KRIMINAL
Sebelum 2029 Indonesia Ditargetkan Produksi 15 Antigen Vaksin
NASIONAL
- Advertisement -
July 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?