By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: KPK Respons Pernyataan Presiden soal Evaluasi Pimpinan Bea Cukai
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KRIMINAL

KPK Respons Pernyataan Presiden soal Evaluasi Pimpinan Bea Cukai

berita
berita Published May 22, 2026
Share
SHARE

Jakarta,-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi pernyataan Presiden Prabowo terkait evaluasi pimpinan Bea Cukai merupakan ranah kebijakan pemerintah tersendiri. Menurut KPK, arahan Presiden kepada Menteri Keuangan tidak berkaitan langsung dengan proses penyidikan kasus dugaan korupsi.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menilai pernyataan Presiden tersebut merupakan ranah kebijakan pemerintah dan berbeda dengan proses penegakan hukum. “Ya, saya kira itu ranah yang berbeda ya,” kata Setyo Budiyanto di Kabupaten Serang, Banten, Kamis 21 Mei 2026.

Menurut Setyo, arahan Presiden Prabowo ditujukan kepada Menteri Keuangan terkait pembenahan institusi Bea Cukai. “Itu kan ditujukan kepada Menteri Keuangan,” ujarnya.

Meski demikian, Setyo menegaskan KPK meyakini Presiden Prabowo memiliki komitmen dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Khususnya dalam mekanisme di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Sebelumnya, Presiden Prabowo meminta Menteri Keuangan segera mengevaluasi pimpinan Bea Cukai. Permintaan itu ditujukkan agar memperbaiki kinerja lembaga tersebut.

“Saya ingatkan kembali untuk ke sekian kali, Bea Cukai kita harus diperbaiki. Menteri Keuangan, kalau pimpinan Bea Cukai tidak mampu, segera diganti,” kata Presiden Prabowo dalam pidatonya, Rabu 20 Mei 2026.

Pernyataan itu mencuat di tengah penyidikan KPK terkait dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi di DJBC. Kasus tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 4 Februari 2026.

Dalam perkara itu, KPK menetapkan sejumlah pejabat Bea Cukai dan pihak swasta sebagai tersangka. Termasuk Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai periode 2024–Januari 2026, Rizal.

Selain Rizal, KPK juga menetapkan Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Sisprian Subiaksono. Kepala Seksi Intelijen Bea Cukai Orlando Hamonangan, serta pemilik Blueray Cargo John Field dan dua petinggi perusahaan lainnya.

Dalam perkembangan persidangan, nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama turut disebut dalam dakwaan maupun fakta persidangan. Jaksa Penuntut Umum KPK mengungkap adanya amplop berisi uang sebesar 213.600 dolar Singapura yang diduga ditujukan kepada Djaka Budi Utama.

You Might Also Like

Pelaku Curat Residivis Dibekuk Satreskrim Polres Binjai*

Poldasu Pasang Spanduk Imbauan Keselamatan Berlalu Lintas

Kapoldasu Ingatkan Personel Polres Belawan, Jaga Kepercayaan dan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Safari Kamtibmas, Kapoldasu Rangkul Pujakesuma Rawat Kebinekaan dan Tolak Narkoba

Kapolresta Deli Serdang dan Wakapolresta Turun Langsung Atur Lalu Lintas Sore

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita May 22, 2026 May 22, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Sembilan WNI yang Ditahan Tentara Israel Tiba di Istambul, Turki
Next Article Bobby Nasution Minta Persiapan MTQ ke-40 Sumut Dimatangkan Hingga Detail Teknis
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Helikopter Water Bombing Jatuh di Sungai Barito, Dua Kru Berhasil Diselamatkan Warga
NASIONAL
Pelaku Curat Residivis Dibekuk Satreskrim Polres Binjai*
HOME KRIMINAL
Sandang Merga Ginting Suka, Rico Waas: Ini Bukan Sekadar Gelar, tapi Amanah Merawat Budaya Karo
Medan
2027, 58 Ribu SD Mulai Wajibkan Bahasa Inggris
PENDIDIKAN
- Advertisement -
November 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
« Oct    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?