By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Korban Kapal Tenggelam di Malaysia Diduga Merupakan PMI Ilegal
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Korban Kapal Tenggelam di Malaysia Diduga Merupakan PMI Ilegal

berita
berita Published May 18, 2026
Share
SHARE

Kuala Lumpur,- Kapal yang mengangkut 39 WNI tenggelam di perairan sekitar 8,2 mil laut dari Pulau Pangkor, Perak, Malaysia, 11 Mei 2026. Seluruh penumpang kapal tersebut diduga merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) nonprosedural (ilegal) tanpa dokumen.

Kabar terkini, jumlah korban telah ditetapkan dan proses pencarian dihentikan. “23 orang selamat, 16 meninggal dunia,” kata Direktur Maritim Negara Bagian Perak, Kapten Maritim Mohd Shukri Khotob dalam pernyataan di Kuala Lumpur, Minggu 17 Mei 2026.

Di satu sisi, pihak berwenang masih mendalami detail perjalanan kapal. Serta identitas seluruh penumpang yang berada di dalamnya.

Berdasarkan keterangan otoritas Malaysia, para penumpang diduga berangkat dari Kisaran, Sumatera Utara, Indonesia, pada Sabtu, 9 Mei 2026 menuju Malaysia. Dikabarkan tujuan akhir mereka diperkirakan meliputi Pulau Pinang, Terengganu, Selangor, hingga Kuala Lumpur.

Sebelumnya, Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI sempat menyampaikan terdapat 14 WNI yang masuk daftar pencarian pascakecelakaan tersebut. Tujuh di antaranya kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Dari 14 WNI yang sebelumnya dalam proses pencarian, tujuh orang telah ditemukan meninggal dunia,” kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah dalam keterangannya, Rabu, 13 Mei 2026.

KBRI Kuala Lumpur terus berkoordinasi dengan Polisi Maritim Malaysia untuk identifikasi dari WNI korban kapal tenggelam tersebut. “KBRI juga akan memberikan fasilitasi kekonsuleran, serta dokumen perjalanan bagi para WNI sesuai kebutuhan,” ujar Heni.

Sindikat penyelundupan manusia diduga masih aktif memanfaatkan jalur laut tidak resmi. Kondisi tersebut memang kerap memicu kecelakaan fatal.

You Might Also Like

Kepala BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dikonsumsi

3 Tsk Pungli di Kawasan Objek Wisata Air Panas Sidebu Debu Ditahan Tim Cobra Polres Karo

Perpusnas Ingatkan Risiko Digitalisasi Buku di Era AI

Gempa Besar Guncang Colombia

KAI Amankan 14.890 Barang Temuan Senilai Rp10,84 Miliar

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita May 18, 2026 May 18, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Inter Rayakan Scudetto ke-21
Next Article Jemaah Haji Diminta Bijak Bermedia Sosial di Tanah Suci
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Kepala BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dikonsumsi
NASIONAL
Arsenal Tawarkan Lewis-Skelly ke MU dan Chelsea
OLAHRAGA
Kapolresta Deli Serdang Pimpin Sertijab Kabag Log dan Tiga Kapolsek
HOME KRIMINAL
Perjuangkan Tambahan TKD untuk Daerah Terdampak Bencana, Bobby Nasution Minta Kepastian Acuan Anggaran 2027
EKONOMI
- Advertisement -
August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?