Milan,-Penantian yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba mengangkat trofi Scudetto milik Inter dan perayaan dimulai di San Siro. Momen ini terjadi usai pertandingan melawan Hellas Verona, Senin, 18 Mei 2026, dini hari tadi.
Kapten tim Lautaro Martinez dengan sang pelatih Cristian Chivu bersama-sama mereka mengangkat trofi Scudetto ke-21 Inter. Sebuah pencapaian tim yang menutup musim tak terlupakan.
Presiden dan CEO Inter Giuseppe Marotta menyatakan bahwa memenangkan Scudetto selalu merupakan pencapaian luar biasa. Ia mengaku gembira untuk semua orang di Inter.
“Inter pantas mendapatkan pencapaian luar biasa ini, akan ada beberapa perubahan namun perubahan tersebut akan membuat kita maju daripada melakukan revolusi,” ujar Marotta dilansir laman Inter, Senin, 18 Mei 2026.
“Ada pemain yang karena usia harus dievaluasi. Ini merupakan bagian alami dari sepak bola ketika sebuah siklus berakhir,” ucapnya.
Tujuan Inter adalah membangun skuad yang menggabungkan pemain muda dan pengalaman, dengan fondasi yang sangat kuat. Marotta menyoroti bahwa empat pemain dari akademi berada di lapangan hari ini, dan itulah jalan yang ingin terus ditempuh Inter.
Perayaan Scudetto menjadi penutup musim, selain sebelumnnya Inter juga meraih Coppa Italia, mengukuhkan dominasi di kompetisi domestik. Para penggemar di Meazza, Milano, dan di seluruh dunia larut dalam kegembiraan menyaksikan tim kesayangan mereka mengangkat trofi.
San Siro menjadi saksi bisu kebahagiaan para pemain, staf, dan suporter yang memadati stadion. Lautaro Martinez sebagai kapten memimpin prosesi pengangkatan trofi, disambut sorak sorai puluhan ribu pendukung.
Trofi ke-21 ini menambah koleksi sejarah Inter, mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu raksasa sepak bola Italia.

