Jakarta,- Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Pantai Barat Daya Maluku Tenggara, Maluku, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 05.19.22 WIB. Berdasarkan data BMKG, episenter gempa terletak di laut sekitar 154 kilometer barat daya Maluku Tenggara, dengan kedalaman 91 kilometer.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan bahwa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa tersebut tergolong gempa menengah. Peristiwa ini dipicu oleh aktivitas deformasi batuan di dalam lempeng Laut Banda.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust),” ujar Rahmat. Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa dirasakan di wilayah Kormomolin dan Kepulauan Aru dengan intensitas II MMI.
Getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Rahmat menegaskan, hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
“Hingga pukul 05.43 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock),” katanya.

