Kisah Heroik Mas Baron, Berenang Tembus Banjir Demi Normalkan Komunikasi PEP Rantau Field
Aceh Tamiang,- Di balik hilir mudik helikopter yang membawa sembako dan mengevakuasi warga terdampak banjir di Kompleks Pertamina EP Rantau Field, terselip kisah heroik Edi Syahroni alias Mas Baron. Ia…
Akses Darat di Aceh–Sumatra Telah Pulih 90 Persen
Jakarta,- Pemerintah menyatakan akses transportasi darat di sebagian besar wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah pulih hingga 90 persen. Sebelumnya, jalanan di wilayah itu lumpuh akibat terdampak…
Tes Kemampuan Akademik Siswa SMA Tahun 2025 Rendah, Ini Respon Pemerintah
Jakarta,-Pemerintah akan mengevaluasi perguruan tinggi menyusul rendahnya hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisainstek) Brian Yuliarto menilai rendahnya capaian TKA…
Jembatan Tenge Besi Menghubungkan Bandar Meriah ke Aceh Tengah Sudah Bisa Digunakan
Banda Aceh,- Jembatan Tenge Besi di Desa Gemasih, Kecamatan Pintu Rime, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, kini kembali normal. Saat ini, jembatan tersebut sudah dapat dilalui kendaraan. Jembatan tersebut sebelumnya diperbaiki…
Pulihkan Kondisi Aceh Tamiang, Sejumlah Alat Berat Diturunkan
Aceh Tamiang,-Proses pemulihan pascabanjir bandang di Aceh Tamiang terus menunjukkan perkembangan positif. Alat berat masih dikerahkan membersihkan lumpur di akses jalan utama wilayah kota. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa…
Sembilan Janazah PMI Korban Kebakaran di Hongkong Dipulangkan ke Tanah Air
Tangerang,- Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menyambut jenazah di Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) kembali memulangkan lima korban tragedi kebakaran apartemen Wang Fuk Court,…
Mensos Usulkan Kenaikan Jaminan Hidup Bencana Sumatera
Jakarta,-Menteri Sosial Saifullah Yusuf melangsungkan pertemuan dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas penanganan pascabencana Sumatra. Pertemuan menitikberatkan pada usulan kenaikan bantuan jaminan hidup (Jadup) bagi korban bencana. Mensos mengatakan,…
Di Taput, Wapres Minta Maaf atas Kekurangan Penanganan Pascabencana
Taput,-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau daerah terdampak bencana di Desa Sibalanga, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Senin (22/12/2025). Tujuanya untuk memastikan langkah penanganan dan pemulihan berjalan secara optimal. Pada kunjungan tersebut, Wapres menyambangi Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Sibalanga, Distrik II Silindung, Resort Parsingkaman. Saat ini rumah peribadatan itu difungsikan sebagai salah satu posko pengungsian warga terdampak longsor. Sebagai perwakilan pemerintah, Wapres meminta maaf kepada masyarakat terdampak bencana jika masih ada kekurangan dalam proses penanganan pascabencana. Dia memastikan pemerintah akan berupaya maksimal mempercepat penanganan bencana di lapangan. "Atas nama pemerintah, saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan seluruh warga terdampak," ujarnya. "Saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam proses penanganan pascabencana masih terdapat kekurangan." Wapres memastikan pemerintah akan terus berupaya maksimal untuk mempercepat dan menyempurnakan penanganan di lapangan. Mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan infrastruktur, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi, dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan warga terdampak. Pemerintah akan membangun kembali rumah warga yang rusak dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan keberlanjutan lingkungan. "Rumah yang rusak nanti akan dibangun kembali oleh Pak Presiden," ucapnya. Menurut Wapres, mungkin lokasinya berbeda dari lokasi, tetapi dipastikan tidak jauh dari tempat semula. "Jadi masih satu kecamatan, ya," katanya. Selain hunian, Wapres menegaskan pemulihan akan mencakup sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan warga. "Nanti semuanya akan dibangun kembali, termasuk lahan pertanian atau perkebunan yang rusak akan dinormalkan lagi," katanya. Kepada jajaran pemerintah daerah Wapres menekankan pentingnya kebutuhan dasar, khususnya untuk kelompok rentan, selama masa tanggap darurat. "Di sini banyak anak kecil, lansia, ibu hamil dan menyusui, ini tolong diprioritaskan makanannya, kesehatannya,” ujarnya. Wapres juga meminta pemulihan layanan dasar seperti listrik, sinyal komunikasi, air bersih, serta pasokan energi terus dipantau dan dipercepat. "Kami sedang usahakan untuk menghidupkan lagi listrik-listrik yang masih padam," ujarnya. Seluruh logistik pun akan diusahakan untuk kirim lewat laut atau udara. "Pokoknya kami serbu semuanya, jangan sampai ada yang kekurangan,” katanya. Terakhir Wapres menyampaikan salam Natal dari Presiden Prabowo Subianto serta harapan agar masyarakat senantiasa diberi kesehatan dan keberkahan."Semoga Natal tahun ini membawa berkah untuk semua," katanya. Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaroan Hutabarat, sebelumnya memaparkan kondisi kerusakan akibat longsor di hadapan Wapres. Baik itu rumah warga, maupun lahan pertanian dan perkebunan yang terdampak.…
Cuaca Buruk, ASDP Minta Kapal Tidak Memaksakan Berlayar
Jakarta,-Para pengguna jasa transportasi penyeberangan diminta untuk selalu memantau informasi cuaca resmi sebelum dan selama melakukan perjalanan dalam angkutan Nataru 2026. Terutama, di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada libur panjang…
Rakit Darurat yang Ditumpangi Wakil Gubernur Aceh Terbalik di Sungai
Aceh Tengah,-Rakit darurat yang ditumpangi Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah Dek Fadh terbalik saat menyeberangi sungai di Pameu. Peristiwa ini, terjadi saat kunjungan kerja meninjau dampak banjir dan longsor di Aceh…

