By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: PEP Rantau Field Siapkan Sekolah Darurat, Fokus Jadi Ruang Pulih dari Trauma Banjir
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

PEP Rantau Field Siapkan Sekolah Darurat, Fokus Jadi Ruang Pulih dari Trauma Banjir

berita
berita Published January 12, 2026
Share
SHARE

Aceh Tamiang, -SUARA anak-anak bernyanyi dengan riang gembira terdengar dari jalan utama menuju landasan helipad Kompleks Pertamina EP Rantau Field, Selasa (6/1). Sambil bertepuk tangan, mereka bernyanyi lagu-lagu bertema nasional di dalam empat tenda besar bertuliskan BNPB.

Pada dalam tenda, anak-anak duduk membentuk lingkaran. Adapula duduk sejajar. Jendela pada masing-masing tenda sengaja dibuka agar sirkulasi udara lancar. Pagi itu, suhu udara cukup terik, dewan guru berupaya membuat suasana menjadi nyaman.

“Alhamdulillah anak-anak yang datang ke sekolah banyak. Hampir seluruhnya. Padahal kami memprediksi hanya puluhan saja yang datang,” ujar Ketua Yayasan Pendidikan Dharma Patra Rantau, H. Riswanto, M.Sos. Raut wajahnya menampakkan kebanggaan sekaligus haru. Bayangkan saja, tanggal 26 November 2025 lalu Aceh Tamiang dilanda banjir besar. Namun, anak-anak masih begitu antusias kembali ke sekolah meski dalam kondisi darurat.

Lebih dari sebulan mereka tidak memegang pensil, buku, apalagi masuk ke ruang kelas. Bagi banyak anak-anak, banjir tidak sekadar merendam rumah, namun menghilangkan segalanya. Tanah tempat rumah mereka berdiri kini tidak lagi bisa dikenali. Tersapu derasnya air yang membawa lumpur.

Banjir besar telah mengubah segalanya, tempat tinggal, rutinitas dan rasa aman ikut hanyut bersama air. Karena itu, sekolah ingin dihadirkan sebagai ruang ceria. “Fokus kami pada trauma healing anak-anak yang terdampak banjir. Ada relawan dari Jakarta. Nanti kegiatan belajar mengajar turut diisi dengan cerita dongeng,” katanya.

Riswanto menambahkan, banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang bukan hanya meninggalkan dampak fisik tetapi juga trauma. Apalagi, tidak sedikit keluarga terpaksa mengungsi.

Menurutnya, dibalik tenda pengungsian, anak-anak menyimpan rasa takut, cemas. Jadi, ia bersama dewan guru berupaya memulihkan rasa normal anak-anak yang turun akibat musibah banjir.

“Sekolah darurat ini kami rancang bukan sekadar kegiatan mengisi waktu tetapi juga sebagai ruang pemulihan emosional yang aman, hangat dan bermakna. Sekolah jadi ruang anak-anak bermain dan belajar tanpa rasa takut,” ujarnya.

Ratusan anak mulai dari TK, SD, SMP yang selama ini bersekolah di Yayasan Pendidikan Dharma Patra Rantau antusias mengikuti kegiatan di sekolah darurat. Mereka terdampak langsung banjir dan sebagian masih tinggal di tenda pengungsian.

Rangkaian pendampingan psikologi sosial disusun terstruktur dan menyenangkan. Kegiatan diawali dengan upacara, dan pembacaan doa bersama.Lalu bernyanyi hingga mendengarkan cerita dongeng.

Sementara itu, Field Manager Pertamina EP Rantau, Tomi Wahyu Alimsyah menyampaikan, dukungan Pertamina EP Rantau Field terhadap sekolah darurat sebagai bukti nyata komitmen perusahaan selalu hadir memberikan dampak positif terhadap masyarakat. Dalam situasi bencana hak pendidikan anak harus terjamin.

“Saya memberikan apreasiasi terhadap seluruh pihak terutama guru-guru di sekolah darurat. Semua telah bekerja dengan ketulusan yang tak pernah lelah untuk membantu sesama sekalipun turut terdampak banjir,” pungkasnya.

You Might Also Like

Duarr !!! Pabrik Sabun di Seimangke Meledak & Terbakar, 3 Pekerja Tewas Nekad Melompat dari Lantai 6, Begini Ceritanya !!!

Ngeri Boss !!! Tiap Hari Kemacetan Menumpuk di Jembatan Gantung Kota Bangun

Mensos Minta Sekolah Rakyat Dekat Karhutla, Jadi Pengawasan Ketat

Gawat !!! Ribuan Pengguna Jalan Masih Menikmati Jln.Rusak Pasar 9 Manunggal Kab. Deli Serdang

Masyarakat Diminta Tidak Tergiur Layanan Nikah Siri Lewat Medsos

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita January 12, 2026 January 12, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Gubernur Bobby Nasution Tegaskan UHC di Sumut Tetap Berlaku, Fasilitas Kesehatan Diminta Tidak Menolak Pasien
Next Article Pemko Medan Segera Manfaatkan dan Tentukan Pengelola Gedung Warenhuis
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Duarr !!! Pabrik Sabun di Seimangke Meledak & Terbakar, 3 Pekerja Tewas Nekad Melompat dari Lantai 6, Begini Ceritanya !!!
HOME KRIMINAL NASIONAL
Kebakaran Hebat di PT Evyap Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas Terjatuh dari Lantai 6
Medan
15 Tahun Menanti, Warga Gang Keluarga Kwala Bekala Akhirnya Miliki Jalan Mulus
Medan
Ngeri Boss !!! Tiap Hari Kemacetan Menumpuk di Jembatan Gantung Kota Bangun
HOME KRIMINAL Medan NASIONAL
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?