Manchester,-Manchester United disebut mengambil keputusan terkait Marcus Rashford sebagai kebijakan klub. Langkah itu bukan permintaan langsung pelatih Ruben Amorim.
Laporan Manchester Evening News menyebut keputusan tersebut diambil manajemen klub. Kebijakan itu menjadi bagian strategi jangka panjang terkait masa depan pemain berusia 28 tahun tersebut.
Amorim disebut tidak memaksa klub untuk menjual Rashford. Pelatih asal Portugal itu juga bukan pihak yang meminta penyerang Inggris tersebut disingkirkan dari skuad utama.
Masa depan Rashford terus menjadi sorotan dalam beberapa bulan terakhir. Ia sempat tersisih dari skuad utama pada periode awal kepemimpinan Amorim.
Setelah itu, Rashford menjalani masa peminjaman ke Aston Villa dan kemudian ke Barcelona. Namun status permanennya hingga kini belum menemui kejelasan.
Barcelona dikabarkan belum bersedia memenuhi nilai transfer yang diminta Manchester United. Situasi tersebut membuat peluang transfer permanen masih belum pasti.
Kondisi itu membuka kemungkinan Rashford kembali mengikuti pramusim bersama Manchester United. Ia dapat bergabung sambil menunggu perkembangan bursa transfer musim panas.
“Klub sedang berada dalam periode perubahan. Bahkan ini sudah berlangsung cukup lama,” kata Marcus Rashford.
Terkait masa depannya, Rashford juga pernah menanggapi spekulasi kepindahannya. Ia memilih tidak memberikan kepastian mengenai klub yang akan dibelanya musim depan.
“Saya bukan pesulap. Jadi saya belum mengetahuinya,” ujar Rashford saat ditanya mengenai kemungkinan bertahan di Barcelona atau kembali ke Manchester United.
Saat ini Rashford juga fokus memperkuat tim nasional Inggris di Piala Dunia 2026. Penampilannya di turnamen tersebut diyakini dapat memengaruhi minat klub-klub yang ingin merekrutnya.
Rashford masih berstatus pemain Manchester United. Pada musim 2025/2026 ia membela Barcelona dengan status pinjaman hingga 30 Juni 2026, termasuk opsi pembelian permanen.

