By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: AS Komplain QRIS dan GPN
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

AS Komplain QRIS dan GPN

Editor
Editor Published April 21, 2025
Share
SHARE

Jakarta,- Amerika Serikat (AS) menyoroti, kebijakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Indonesia. Sistem QRIS dan GPN, Negeri Paman Sam menilai, sebagai bentuk hambatan dalam perdagangan antara Indonesia dengan AS. 

Merespons sikap AS itu, Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto pun buka suara. Terlebih, penggunaan sistem pembayaran QRIS dan GPN menjadi salah satu pembahasan dalam negosiasi perdagangan dengan pemerintah AS. 

Politikus senior Golkar ini mengaku, pemerintah sudah berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Terutama, terkait masukan dari pihak AS soal QRIS dan GPN. 

“Kami sudah berkoordinasi dengan OJK dan BI. Terutama terkait dengan payment yang diminta oleh pihak Amerika,” kata Menko Airlangga dalam konferensi pers secara daring, dikutip Minggu (20/4/2025). 

Namun sayang, Menko Airlangga tidak bisa merinci, langkah strategis apa saja yang bakal dilakukan BI dan OJK. Yakni, dalam meredam tarif resiprokal 32 persen Indonesia dari AS. 

Sebelumnya, dua provider kartu kenamaan AS pernah melobi pemerintah Indonesia dan BI perihal penggunaan GPN pada 2019. Pada saat itu, BI tidak melonggarkan aturan wajib GPN. 

Setelah setahun diluncurkannya GPN, Indonesia disebutkan segera menghapus kewajiban menggandeng perusahaan switching lokal di bisnis sistem pembayaran domestik. Yaitu, pada dua perusahaan AS, Mastercard dan Visa. 

“Perubahan ini akan mengizinkan perusahaan asal AS itu untuk memproses transaksi kartu kredit tanpa rekanan lokal. Ini merupakan kemenangan lobi pemerintah AS di tengah tekanan sejumlah negara Asia yang mengeluarkan aturan khusus alat pembayaran lokal,” kata Reuters, Jumat (4/10/2019) silam.

You Might Also Like

Perjuangkan Tambahan TKD untuk Daerah Terdampak Bencana, Bobby Nasution Minta Kepastian Acuan Anggaran 2027

Pak Wagiman Tukang Sol Sepatu, Tetap Rendah Hati Meskipun Sebentar Lagi Jadi Milyuner, Begini Alasannya !!!

Dorong Pergerakan Ekonomi Rakyat, CitraLand City Sampali Gandeng UMKM Lokal di Festival Kuliner Merah Putih

Peneliti UGM Ungkap Pengangguran Muda Meningkat karena Lowongan Terbatas

Gubernur Bobby Nasution Minta Kepala Daerah se-Kepulauan Nias Percepat Usulan BKP 2027

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor April 21, 2025 April 21, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Hentikan Impor, Pemerintah Optimalkan Serapan Beras Petani
Next Article Lakukan Pemerasan Preman Berseragam OKP Diamankan Polres Belawan
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Renungan Suci HUT Ke-81 RI,Bobby Nasution Tegaskan Semangat Pahlawan Jadi Kompas Pembangunan Sumut
Medan
Warga Korsel Selundupkan Biawak Ditangkap di Bandara Soetta
KRIMINAL
Ini Kelalaian yang Menyebabkan Keracunan Masal di SMAN 1 Berastagi
NASIONAL
Bek Inggris ini Resmi Jadi Milik Inter Milan
OLAHRAGA
- Advertisement -
August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?