By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: KPK Sebut Penangkapan Gubernur Bengkulu Sempat Diwarnai Kejar Kejaran
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KRIMINAL

KPK Sebut Penangkapan Gubernur Bengkulu Sempat Diwarnai Kejar Kejaran

Editor
Editor Published November 25, 2024
Share
SHARE

Jakarta,-Direktur Penyidik KPK, Asep Guntur, menceritakan proses dramatis penangkapan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah (RM). Penangkapan berlangsung pada Sabtu (23/11/2024), melibatkan aksi kejar-kejaran selama tiga jam.

Rohidin awalnya diketahui sedang berada di luar kota, diduga tengah mengikuti kegiatan kampanye. Setelah selesai, ia kembali ke sebuah lokasi, di mana tim KPK sudah menunggu.

“Saya waktu di awal menyampaikan tersangka RM sedang ada diluar. Mungkin sedang kampanye, pulang itu sudah sore atau malam, sampai ke suatu tempat,” ucapnya dalam jumpa pers resmi di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (24/11/2024).

Namun, keberadaan tim KPK tampaknya terdeteksi oleh pihak Rohidin. Ia kemudian melarikan diri melalui pintu belakang dan meninggalkan lokasi.

Mengendarai Fortuner hitam, Rohidin kata Asep menuju ke arah Bengkulu Utara. Tim KPK pun mengejar mobil tersebut hingga jarak beberapa kilometer.

“Setelah tiga jam, akhirnya mobil tersangka berhasil dihentikan,” kata Asep. Penangkapan kata dia dilakukan dengan pertimbangan untuk menghindari kerumunan massa pendukung yang berpotensi menghambat operasi.

Seperti dikabarkan, KPK menetapkan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi. Penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat tentang dugaan korupsi di Pemprov Bengkulu.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyebut informasi diterima pada Jumat, 22 November 2024. Yakni tentang dugaan penerimaan uang melibatkan Evriansyah, ajudan gubernur, dan Sekda Bengkulu, Isnan Fajri.

“KPK mendapatkan informasi pada Jumat, 22 November 2024. Terdapat dugaan penerimaan sejumlah uang,” ucapnya dalam jumpa pers resmi di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (25/11/2024).

Uang itu, lanjut dia, diduga akan diberikan kepada Gubernur Rohidin Mersyah. Maka, KPK bergerak cepat menyelidiki dan menindaklanjuti laporan tersebut.

Delapan orang ditangkap KPK pada Sabtu, 23 November 2024, mulai pukul 07.00 hingga 20.30 WIB. Selain Rohidin Mersyah, salah satu yang diciduk adalah Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Syarifudin.

You Might Also Like

Dasar Begal Biadab, IRT Penjual Mie Pecal Pun Dibacok

Bobby Dorong Perda Larangan Vape dan Panti Rehabilitasi Narkoba

10 Adegan Diperagakan Dalam Rekonstruksi Perkara Pembunuhan di Sungai Buaya

Viral!!! Perang Emak- emak Vs Narkoba, Tamparan Keras Bagi APH

Propam–SLOG Mabes Polri Periksa Senpi di Polda Sumut, Tegaskan Disiplin dan Akuntabilitas Anggota

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor November 25, 2024 November 25, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Longsor di Tanah Karo, Empat Warga Meninggal Dunia
Next Article KPK : Gubernur Bengkulu Peras Ketua OPD untuk Modal Pilkada
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Ini Faktor Utama Munchen Singkirkan Madrid di Allianz Arena
OLAHRAGA
Seminar Nasional Universitas Audi Indonesia Bahas Penguatan SDM Menuju Kolaborasi Global
PENDIDIKAN
Zakiyuddin Harahap Fokus Perkuat Layanan Kesehatan dan Perangi Narkoba di Kota Medan
Medan
Realisasi PAD April 2026 Tembus 19,91%, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama
EKONOMI
- Advertisement -
April 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?