By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: 14 WNI Ditangkap Polisi Hongkong Diduga Terlibat Pencucian Uang
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KRIMINAL

14 WNI Ditangkap Polisi Hongkong Diduga Terlibat Pencucian Uang

Editor
Editor Published June 1, 2024
Share
SHARE

Jakarta,- Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) mengungkap, peran 14 orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap pihak Hong Kong Police. Mereka diduga menjadi kepanjangan tangan sindikat tindak pidana pencucian uang (TPPU).

14 WNI itu merupakan pekerja migran yang diminta sindikat pencucian uang untuk membuka rekening bank secara online. Rekening tersebut kemudian digunakan untuk menampung uang-uang hasil kejahatan.

Demikian disampaikan Konsul Kepolisian RI KJRI di Hong Kong, Yuliana Ratih Damayanti Jumat (31/5/2024). “Mereka ini perannya adalah membuat akun fiktif untuk melakukan tindakan tindak pidana pencucian uang,” katanya.

Ia menjelaskan, para anggota sindikat itu merekrut sesama WNI lain sehingga menjadi korban. “Jadi, dia diminta identitasnya, diminta id-nya untuk dibantu membuka rekening Bank online atas nama orang lain,” ujarnya.

Selanjutnya, ketika sudah dibuka rekening bank tersebut akan dibeli atau dipinjem sewa. “Nah, orang yang dipinjam itu diiming-iming antara 1000-2500 Hongkong Dollar,” ucap Yuliana.

Lebih jauh, Yuliana menyebut, hal tersebut biasa dilakukan pada akhir pekan, dimana  biasanya karena sesama WNI mereka pada hari Minggu bertemu. “Jadi mereka merekrut teman-teman WNI yang lain saat bertemu di taman maupun di restoran tempat saji di kamar hotel,” ujarnya.

“Di manapun ketemu dengan teman-teman sesama WNI diminta identitasnya, kemudian dibuka-kan rekening Bank online itu. Selanjutnya rekening Nank inilah yang diperjual belikan, dipinjamkan, atau disewakan ke orang lain,” katanya.

You Might Also Like

Penggerebekan Kampung Narkoba Desa Pon, 10 Pria Positif Sabu, 2 Warga Bebas

Kapoldasu Temui Kodaeral I Belawan, Begini Tujuannya !!!

Temui Majelis Taklim Halimah, Kapoldasu Ajak Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas

Kejagung Tahan Direktur TPL, Dugaan Korupsi Transaksi Pulp Rugikan Negara Rp2 Triliun

KPK Sita Rp800 Juta dari Kuasa Hukum Hercules Terkait Kasus dugaan Suap ATR/BPN

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor June 1, 2024 June 1, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Persib Juara Liga 1, Ini Kata Pengamat
Next Article 14 WNI yang Diduga Terlibat Pencucian Uang di Hongkong Terancam Penjara 14 Tahun dan Denda 10 Miliar
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Penggerebekan Kampung Narkoba Desa Pon, 10 Pria Positif Sabu, 2 Warga Bebas
KRIMINAL
Diguyur Hujan, KIM II Mabar Kebanjiran, Aktivitas Terganggu
HOME Medan
Kapoldasu Temui Kodaeral I Belawan, Begini Tujuannya !!!
HOME KRIMINAL Medan
Temui Majelis Taklim Halimah, Kapoldasu Ajak Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas
HOME KRIMINAL Medan
- Advertisement -
October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?