By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Kemenhut Selamatkan 24 Satwa Liar Terdampak Karhutla, Orangutan Terbanyak
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Kemenhut Selamatkan 24 Satwa Liar Terdampak Karhutla, Orangutan Terbanyak

Editor
Editor Published September 13, 2026
Share
SHARE

Jakarta,-Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyelamatkan 24 individu satwa liar yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal tersebut dlilakukan langsung Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat sepanjang 1 Agustus hingga 10 September 2026.

Kepala Balai KSDA Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane, mengatakan penyelamatan satwa dilakukan bersamaan dengan upaya pengendalian karhutla. Salah satunya yahg dilakukan di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

“Selama periode tersebut, sebanyak 24 individu satwa liar berhasil dievakuasi dari 18 lokasi yang tersebar di tiga kabupaten. Satwa yang diselamatkan terdiri dari 15 orangutan, enam trenggiling, satu bekantan, satu kukang, dan satu musang tenggalung,” kata Murlan lewat keterangannya, Sabtu, 12 September 2026.

Menurutnya, upaya penyelamatan dilakukan bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) dan sejumlah pihak terkait. Tim juga melakukan patroli serta menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan pengaduan.

“Salah satu penyelamatan terbaru dilakukan di Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang. BKSDA Kalimantan Barat bersama YIARI menyelamatkan dua individu orangutan yang ditemukan berada di sekitar kebun masyarakat,” ujarnya.

Penyelamatan tersebut bermula dari laporan masyarakat mengenai keberadaan seekor orangutan induk bersama anaknya. Setelah dilakukan pemantauan, tim mendapati habitat di sekitar lokasi telah terdampak karhutla dan tidak lagi memiliki tutupan hutan yang memadai.

Pada 3 September 2026, tim kemudian melakukan evakuasi terhadap dua orangutan tersebut. Keduanya merupakan Mama Man, orangutan betina dewasa berusia sekitar 20 tahun, dan anaknya, Man, orangutan jantan berusia tujuh bulan.

Keduanya selanjutnya dititiprawatkan sementara di Pusat Rehabilitasi YIARI. Untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sehari kemudian, pada 4 September 2026, tim kembali melakukan penyelamatan terhadap empat orangutan yang ditemukan di sekitar kebun masyarakat. Yaitu di Desa Pemangkat, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara.

Keempat orangutan tersebut yakni Noval, Nopan, Mamak Novi, dan Novi. Penyelamatan dilakukan BKSDA Kalimantan Barat bersama YIARI, Yayasan Palung, dan LPHD Desa Pemangkat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Tim melakukan pemantauan dan pencarian sejak dini hari sebelum akhirnya berhasil mengevakuasi keempat orangutan tersebut. Seluruh satwa yang telah diselamatkan mendapatkan penanganan lebih lanjut di fasilitas rehabilitasi sesuai kondisi masing-masing,” ucap Murlan.

Murlan mengatakan penitipan sementara dilakukan hingga kondisi habitat di sekitar lokasi terdampak karhutla dinyatakan aman. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan rekomendasi teknis, satwa yang kondisinya memungkinkan akan dikembalikan atau dilepasliarkan ke habitatnya.

Kemenhut juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan sendiri apabila menemukan satwa liar yang terdampak karhutla. Informasi mengenai keberadaan satwa dapat dilaporkan kepada petugas agar proses evakuasi dan penanganannya dilakukan secara tepat.

You Might Also Like

DVI Identifikasi 12 Korban KM Virgo, Total 63 Jenazah Sudah Dikenali

3 Tahun Mengabdi, BNCT Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Layanan Efisien Berbasis Green Port

Dorong Pertumbuhan Inklusif, BNCT Integrasikan Konsep CSV dalam Program Pemberdayaan Masyarakat

Perkuat Standardisasi dan Reputasi Perusahaan, BNCT Utus Tim Humas dalam Workshop & Certification of Public Relations Bersama Pelindo Terminal Petikemas Group

BMKG Waspadai Gelombang 4 Meter Perairan Indonesia, Ini Daftar Wilayahnya

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor September 13, 2026 September 13, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Cegah Tawuran & Genk Motor 5 Remaja Bersajam Diamankan
Next Article Pencarian Hari Kelima Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Jeriken Minyak
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Rico.Waas Dorong Al Washliyah Perkuat Pendidikan dan Pembinaan Generasi Muda
Medan
PSMS Menang Telak 4-0 atas Persikad, Kadispora Sumut Ajak Masyarakat Terus Dukung Ayam Kinantan
OLAHRAGA
Inggris Lumat Kroasia 0-7
OLAHRAGA
Sapa Warga di Beringin, Rico Waas Siapkan Solusi Banjir hingga 10.000 CCTV
Medan
- Advertisement -
October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?