Jakarta,-Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan kebijakan Work From Home untuk sektor swasta tidak diatur secara spesifik terkait penentuan hari pelaksanaannya. Ia menyampaikan bahwa penerapan Work From Home untuk swasta bersifat imbauan.
“Untuk swasta kita tidak ada spesifik menuliskan, menentukan harinya. Jadi sekali lagi, work from home, tadi saya sampaikan juga kepada Komisi 9, itu sifatnya himbauan,” ujarnya usai mengikuti Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Kamis, 9 April 2026.
Yassierli menjelaskan bahwa surat edaran yang dikeluarkan pemerintah bertujuan mendorong perilaku kerja yang lebih adaptif di tengah kebutuhan optimasi energi. Ia menekankan bahwa kebijakan ini berkaitan dengan upaya menyikapi penggunaan bahan bakar minyak secara lebih efisien.
Menurutnya, pemerintah memahami bahwa setiap perusahaan memiliki karakteristik yang berbeda sehingga tidak bisa disamaratakan dalam penerapan kebijakan kerja. Oleh karena itu, kebijakan work from home tidak ditetapkan secara kaku dan tetap mempertimbangkan kondisi masing-masing sektor usaha.
Ia juga menyebut bahwa pemerintah telah menetapkan sektor-sektor tertentu yang dapat memperoleh pengecualian dari kebijakan tersebut. Sektor yang berkaitan langsung dengan layanan kepada masyarakat tetap diizinkan beroperasi seperti biasa tanpa pembatasan kerja dari rumah.
“Jadi tidak bisa kita generalisasi. Kita juga sudah menentukan sektor-sektor yang dapat diberikan pengecualian, yang menyangkut langsung layanan rakyat dan seterusnya,” ucapnya.
Yassierli menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin surat edaran tersebut memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Ia berharap produktivitas pekerja tetap terjaga dan sektor industri terus berkembang meskipun ada imbauan penerapan work from home.
“Dalam surat edaran itu kita juga spesifik mengatakan bahwa kita tidak ingin edaran ini kemudian berdampak kepada pertumbuhan ekonomi. Jadi kita tetap menginginkan pertumbuhan ekonomi itu naik, teman-teman pekerja produktif dan industri kita tetap maju,” katanya.

