By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Waspadai Bahan Kimia di Jam Tangan Pintar
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
TEKNOLOGI

Waspadai Bahan Kimia di Jam Tangan Pintar

Editor
Editor Published January 18, 2025
Share
SHARE

Jakrta,-Para peneliti memperingatkan kemungkinan adanya ancaman tersembunyi dari bahan-bahan kimia yang terkandung pada tali jam tangan pintar. Termasuk juga produk-produk pelacak kebugaran.

Hal ini diungkap dalam siaran Medical Daily pada Kamis (16/1/2025), oleh tim peneliti di Universitas Notre Dame di Amerika Serikat. Dalam studi terbaru yang mengevaluasi 22 merek produk pelacak didapatkan sembilan di antaranya mengandung asam perfluoroheksanoat (PFHxA) dengan konsentrasi sangat tinggi.

Asam perfluoroheksanoat adalah sejenis zat perfluoroalkil dan polifluoroalkil (PFAS). Sebuah bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan produk tahan air, panas, dan noda.

Bahan kimia itu dikaitkan dengan gangguan kesehatan seperti masalah kesuburan, hipertensi akibat kehamilan, preeklamsia, peningkatan kadar kolesterol, penurunan respons imun. Serta peningkatan risiko penyakit serius seperti kanker testis dan ginjal.

Pada anak-anak, bahan kimia tersebut dapat berpengaruh pada hormon dan perkembangan serta berisiko menyebabkan kerusakan hati. Termasuk penyakit tiroid, dan asma.

Tim peneliti menguji sampel menggunakan analisis sinar ion emisi sinar gamma yang diinduksi partikel dan spektrometri massa tandem kromatografi cair. Ini untuk menentukan total kandungan fluor pada produk, karena kadar fluor yang tinggi secara alami menunjukkan adanya PFAS.

Para peneliti juga mengidentifikasi jenis-jenis PFAS yang terkandung dalam produk jam tangan pintar dan alat pelacak kebugaran. “Lima belas dari 22 tali produk yang kami uji memiliki persentase konsentrasi fluor total tinggi, dan sembilan mengandung PFHxA,” kata Alyssa Wicks, penulis hasil penelitian.

Adapun produk yang lainnya menggunakan beberapa surfaktan lain yang tidak teridentifikasi yang tidak termasuk dalam target analisis. “Hal paling luar biasa yang kami temukan dalam penelitian ini adalah konsentrasi yang sangat tinggi dari satu PFAS saja,” ujarnya.

“Beberapa sampel konsentrasinya di atas 1.000 bagian per miliar PFHxA. Jauh lebih tinggi daripada sebagian besar PFAS yang pernah kami lihat dalam produk konsumen,” kata Graham Peaslee, penulis penelitian yang lain.

Saat ini, perangkat teknologi yang dapat dikenakan seperti jam tangan pintar dan alat pelacak kebugaran banyak digunakan orang. Menurut hasil studi, orang bisa memakai perangkat semacam ini selama rata-rata 11 jam sehari.

You Might Also Like

Dari Listrik Huntara hingga Lahan Huntap, TNI-Polri Percepat Pemulihan Warga

Gerhana Matahari Cincin Api Akan Terjadi Sepanjang 2026 Hingga 2028, Catat Tanggalnya

Kemkomdigi Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Fitur Grok AI

Penjualan Mobil Listrik Dunia, BYD Ungguli Tesla

Kedelai Masih Impor, Tempe Belum Diakui UNESCO

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor January 18, 2025 January 18, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article BPJS : JKN Bukan Kompetitor Asuransi Swasta
Next Article Punya Minyak Jelantah Jangan Langsung Dibuang, Ternyata Bisa Hasilkan Uang
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Realisasi Investasi Medan Tembus Rp14,5 Triliun, Rico Waas Tekankan Dampak Nyata bagi Ekonomi
EKONOMI
Buka RKPD Kota Medan 2027, Rico Waas Tekankan Perencanaan Matang dan Kolaborasi Stakeholder Dorong Investasi Berkelanjutan
Medan
Selain Penambahan TKD 2026, Provinsi Sumut Juga Dapat Keringanan Penyaluran Anggaran dan Relaksasi Pinjaman
EKONOMI
Dari Pembersihan Parit hingga Air Bersih, Brimob Bantu Warga Tapanuli Tengah Bangkit
EKONOMI HOME NASIONAL
- Advertisement -
January 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Dec    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?