By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Wakil Ketua DPRD Sumut Soroti Temuan Kemendagri: APBD 2026 Dinilai Langgar Prinsip Perencanaan
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Wakil Ketua DPRD Sumut Soroti Temuan Kemendagri: APBD 2026 Dinilai Langgar Prinsip Perencanaan

berita
berita Published January 11, 2026
Share
SHARE

Medan,-Wakil Ketua IV DPRD Sumatera Utara, H. Salman Alfarisi,Lc, MA, menanggapi serius hasil evaluasi dan surat teguran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026. Ia menilai temuan tersebut menunjukkan adanya persoalan dalam tata kelola perencanaan dan penganggaran daerah.

Politisi PKS ini menegaskan bahwa Kemendagri secara eksplisit menemukan inkonsistensi antara RKPD, KUA–PPAS, dan APBD, di mana terdapat program, kegiatan, bahkan subkegiatan yang tidak tercantum dalam dokumen perencanaan awal, namun justru dianggarkan dalam APBD.

“Ini bukan kesalahan teknis ringan, tetapi pelanggaran prinsip perencanaan berjenjang sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. RKPD, KUA–PPAS, dan APBD seharusnya satu garis lurus, bukan berdiri sendiri,” tegas Salman, kepada wartawan, Jumat (9/01/2026).

Selain masalah inkonsistensi dokumen, Salman juga menyoroti pemenuhan mandatory spending (alokasi belanja atau pengeluaran daerah yang wajib dialokasikan berdasarkan undang-undang-red) yang menjadi catatan penting Kemendagri. Menurutnya, alokasi anggaran untuk sektor wajib seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, serta urusan pemerintahan wajib pelayanan dasar belum sepenuhnya memenuhi ketentuan baik dari sisi persentase maupun substansi belanja.

“Ini menunjukkan lemahnya pengendalian Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam memastikan kepatuhan fiskal. Mandatory spending bukan pilihan, tetapi kewajiban konstitusional yang harus dipenuhi,” ujarnya.

Salman mengungkapkan bahwa persoalan ini tidak lepas dari buruknya kinerja TAPD sejak tahap perencanaan dan penyusunan RAPBD TA 2026. Ia menyebut TAPD kerap menunda penyerahan dokumen perencanaan dan penganggaran, meskipun telah berulang kali diingatkan oleh DPRD Sumut.

Akibatnya, waktu pembahasan RAPBD menjadi sangat mepet dan terburu-buru, sehingga DPRD tidak memiliki ruang yang memadai untuk melakukan pendalaman secara substansial.

“Kondisi ini bukan sekali terjadi. Pola menunda-nunda ini merusak kualitas pembahasan anggaran dan pada akhirnya berdampak pada lahirnya APBD yang kurang matang,” kata Salman.

Lebih lanjut, dalam rapat Badan Anggaran DPRD Sumut yang dihadiri TAPD dan para kepala OPD, Salman juga melontarkan kritik terkait kompetensi pimpinan OPD.

“Banyak kepala OPD yang dilantik tidak sesuai kompetensi dan tidak dilihat dari latar belakang pendidikannya. Ini bikin rusak semua. Bagaimana perencanaan dan penganggaran bisa berkualitas kalau dijalankan oleh pejabat yang tidak memahami substansi urusannya,” tegasnya.

Atas temuan dan teguran Kemendagri tersebut, Salman menilai perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja TAPD dan penataan ulang manajemen birokrasi, agar kejadian serupa tidak terus berulang dan APBD benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat Sumatera Utara.

You Might Also Like

Gawat !!! Truk Mogok Akibat Jln Raya Pelabuhan Belawan Rusak

Waduh !! Harga Ayam Potong Masih Tinggi, Begini Alasan Pedagang !!!

Iklim Investasi Kondusif, Gubernur Bobby Nasution Terus Perkuat Ekosistem Ekonomi

Revitalisasi Lapangan Merdeka Ditargetkan Selesai 10 Februari 2026, Zakiyuddin Harapkan Serap Banyak Tenaga Kerja

Wujudkan CFD Sebagai Destinasi Wisata Belanja & Kuliner, Rico Waas Bakal Tata Zonasi UMKM

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita January 11, 2026 January 11, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article HSA GROUP Kembali Melakukan Kegiatan CSR Beri Bantuan Bagi Warga Korban Banjir Longsor di Sibolga dan Tapsel
Next Article Jermal 15 Digelapkan, 80 Persen Rumah Curi Listrik, Barak Narkoba Dibakar
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

HUT ke-72 Labfor Polri, Bidlabfir Poldasu Gelar Bakti Sosial dan Donor Darah
HOME KRIMINAL Medan
Gawat !!! Truk Mogok Akibat Jln Raya Pelabuhan Belawan Rusak
EKONOMI HOME Medan
Waduh !! Harga Ayam Potong Masih Tinggi, Begini Alasan Pedagang !!!
EKONOMI HOME Medan
Iklim Investasi Kondusif, Gubernur Bobby Nasution Terus Perkuat Ekosistem Ekonomi
EKONOMI
- Advertisement -
January 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Dec    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?