Marelan – Meski masyarakat membeli Bahan Bakar Minya (BBM) jenis Pertalite dengan cash namun nyatanya saat ini harus mengalami antrian panjang yang meresahkan memakan waktu.
Kondisi antrian itu juga turut diamali awak media online ini pada Kamis pagi ( 09/07/2026) sekira pukul 09.30 WIB tepatnya di SPBU Pasar 3 Marelan.
Tak hanya antrian panjang kenderaan roda dua melainkan juga dialami kenderaan truk.
Hal itu diduga akibat adanya sistem Barcode yang harus diketik petugas SPBU setiap transaksi pembelian BBM terhadap konsumen/pembeli BBM.
Masyarakat berharap kepada pihak Pemerintah maupun pengelola SPBU agar dapat memperlancar proses pelayanan kelancaran pengisian BBM kepada masyarakat.(GS/Mrl).

