By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Sungai Deli Dinormalisasi Tapi Sampah Semakin Banyak, Ribuan Ton Sampah Terancam Menumpuk di Laut Belawan
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Medan

Sungai Deli Dinormalisasi Tapi Sampah Semakin Banyak, Ribuan Ton Sampah Terancam Menumpuk di Laut Belawan

Agus Leo
Agus Leo Published October 23, 2023
Share
SHARE

Medan – Sungguh menyedihkan kondisi aliran sungai Deli saat ini, betapa tidak, semangkin sungai Deli Dinormalisasi dengan cara membabat habis pepohonan yang ada di pinggir bantaran sungai Deli malah semakin banyak sampah hanyut melalui sungai Deli menunju laut Belawan.

Padahal seharusnya sampah dari hasil pembabatan pepohonan itu dapat diangkut pihak terkait Pemko Medan.

Namun sangat disayangkan terbukti sesuai amatan langsung media online ini, Senin sore (23/10/2023) mulai pukul 14.00 WIB hingga menjelang Magrib tampak tumpukan sampah terus saja hanyut dari hulu sampai hilir sungai Deli (laut Belawan dan Selat Malaka.

Dampak dari pembuatan tumpukan sampah hanyut ke.muara laut Belawan tersebut banyak kalangan nelayan yang resah bahkan sejumlah tangkahan pendaratan kapal nelayan kini malah dipenuhi sampah yang sangkut.

Akibat hanyutnya sampah ke muara laut Belawan juga dikhawatirkan semangkin m ngancam kelangsungan hidup biota laut dan ikan- ikan.

Aksi pencemaran muara laut dengan sampah yang hanyut dari hulu sungai Deli akibat adanya aksi normalisasi sungai Deli yang tak jelas anggaran dananya ini ternyata juga berdampak negatif bagi kelangsungan hidup biota laut apalagi sampah plastik yang banyak tampak ikut hanyut di muara laut Belawan.

Zulkarnaen selaku aktivis pemerhati Sungai Deli pada media ini menyayangkan adanya aksi pembabatan pohon di bantaran sungai Deli yang sampah dahan dan daunnya dibiarkan hanyut terbawa arus aliran sungai Deli.

Ia mengkhawatirkan bila pembiaran ini terus berlanjut maka aksi normalisasi ini berdampak buruk, bukannya normalisasi menjadi solusi pencegahan banjir akantetapi justru menimbulkan persoalan baru berdampak negatif pada lingkungan hidup.

Disatu sisi diterapkan Perda nomor 6 tahun 2015 tentang pelarangan sampah ke sungai berikut denda dan pidananya akantetapi masyarakat tak diberikan solusi atau edukasi mengenai adanya penyediaan bak sampah dan angkutan sampah.di setiap lingkungan pemukiman warga.

Seharusnya antara penerapan Perda dan adanya solusi harus sejalan sehingga hukum itu dapat dipatuhi oleh masyarakat yang ada di sepanjang daerah aliran sungai Deli.

Serta masyarakat akan sadar untuk tidak lagi membuang sampah di sungai Deli karena sudah ada fasilitas bak sampah atau tempat sampah serta pengangkutan sampah yang disediakan.Tutup Zul.(Gs/Mdn).

You Might Also Like

Berkantor di Kepulauan Nias, Bobby Nasution Pacu Pembangunan Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan

Wagub Sumut: Nias Harus Bangkit dari Ketertinggalan

Rico Waas Tegaskan Komitmen Pemko Medan Percepat Penanggulangan TB

Rico Waas: Revitalisasi RSUD Dr. Pirngadi Harus Dibarengi Pembenahan Tata Kelola

Rico Waas Kerahkan Alat Berat dan Tim Medis Tangani Ledakan di Perumahan Grand Polonia

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Agus Leo October 23, 2023 October 23, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Hina Agama, Tiktoker Diamankan Polisi
Next Article 2 Remaja Aniaya Tuna Wisma Disabilitas Pengumpul Barang Bekas
2 Comments
  • najlepszy sklep says:
    March 22, 2024 at 9:20 am

    Wow, superb blog structure! How long have you been running a blog for?
    you made blogging look easy. The total look of your site is excellent, as neatly as the content material!
    You can see similar here sklep internetowy

    Reply
  • Normat says:
    June 28, 2024 at 5:22 pm

    This was both informative and hilarious! For further reading, check out: LEARN MORE. What do others think?

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Alasan Sakit, Nanik S Deyang Nyatakan Mundur Ketua BGN
NASIONAL
Berkantor di Kepulauan Nias, Bobby Nasution Pacu Pembangunan Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan
Medan
Wagub Sumut: Nias Harus Bangkit dari Ketertinggalan
Medan
Rico Waas Tegaskan Komitmen Pemko Medan Percepat Penanggulangan TB
Medan
- Advertisement -
July 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?