By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Pemprov Sumut Terus Tingkatkan Kepesertaan Nelayan dalam Program Jamsostek Ketenagakerjaan
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Pemprov Sumut Terus Tingkatkan Kepesertaan Nelayan dalam Program Jamsostek Ketenagakerjaan

berita
berita Published September 27, 2025
Share
SHARE

Medan,-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya meningkatkan kepesertaan nelayan dalam program Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan, melalui berbagai inisiatif dan kolaborasi. Program ini bertujuan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial bagi para nelayan sebagai bagian dari pekerja rentan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Togap Simangunsong saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Nelayan dan Pembudidaya Ikan, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (26/9/2025).

Dalam sambutannya, Sekdaprov Togap Simangunsong menyampaikan, saat ini berdasarkan data dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, ada sekitar 182.484 orang yang masuk kategori sebagai nelayan, dengan masing-masing ada 171.810 orang nelayan laut, dan 10.670 orang pembudidaya ikan (air tawar). Dari jumlah tersebut, pemerintah terus berupaya menambah jumlah penduduk yang terlindungi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek), dimana saat ini sudah 6.100 orang yang terlindungi, berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Saya sampaikan sedikit, kenapa ini penting sekali. Sebenarnya karena ini sifatnya jaminan sosial, adalah supaya kesejahteraan mereka (rakyat) lebih terjamin. Dan ini satu metode mencegah munculnya kemiskinan ekstrem, dengan mengikutsertakan mereka (pekerja rentan) sebagai peserta Jamsostek,” ujar Togap.

Melalui program ini, lanjut Togap, nelayan akan merasa aman terutama menyangkut penghidupan keluarga seperti istri dan anak, khususnya pendidikan. Karenanya sesuai visi misi Gubernur Sumut Bobby Nasution, Pemprov Sumut sudah mengalokasikan anggaran untuk Jamsostek bagi para pekerja rentan secara umum. Sehingga tidak khusus bagi profesi nelayan saja, tetapi berbagai profesi lainnya. Sehingga jumlah peningkatan perlindungannya terbatas sesuai kemampuan APBD.

“Kita sudah mengalokasikan anggaran untuk itu. Apapun pekerjaannya, kita dibatasi oleh ketersediaan anggaran. Oleh karena itu, diperlukan gotong royong, kalau bahasa Gubernur namanya kolaborasi. Dengan demikian, kita berkolaborasi memberikan bantuan atau jaminan terhadap nelayan-nelayan kita. Paling tidak, keluarga yang ditinggalkan masih bisa bertahan hidup dengan layak. Istilahnya kita menjadi ‘Ayah Angkat’ bagi mereka dengan menanggung iurannya,” jelas Sekdaprov.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sumut Supryanto menyebutkan bahwa Rakor kali ini tercetus setelah ada komunikasi antara Pemprov Sumut dengan BPJS Ketenagakerjaan, mengenai data perlindungan khusus profesi nelayan. Dari data yang ada, sebanyak 176.384 orang nelayan laut dan pembudidaya ikan air tawar perlu mendapat perlindungan jaminan sosial. Sehingga melalui konsep ‘Orang Tua Angkat’ atau ’Ayah Angkat’ ini, semakin banyak masyarakat nelayan yang merasakan kehadiran negara dalam kehidupan mereka.

Hadir di antaranya Wakil Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumatera Utara Rifai Siregar, dan para pengusaha perikanan dan kelautan se-Sumut.

You Might Also Like

Perkuat Hubungan dengan Belanda, Bobby Nasution Fokus Kerja Sama Ketahanan Pangan dan Energi

Tensi Geopolitik Naik, Rupiah Kembali Terdepresiasi ke Level Rp17.414

PMT Layani Pelayaran Langsung Perdana CMA CGM dari Kuala Tanjung ke China Selatan

Wagub Sumut Dorong Percepatan Investasi Migas dan Legalisasi Sumur Masyarakat

Dukung Talenta Digital Muda, Pelindo Regional 1 Raih Penghargaan Wali Kota Medan

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita September 27, 2025 September 27, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Kolaborasi dengan Barbagai Pihak, Pemprov Sumut Beri Bantuan Hukum Masyarakat dengan Program PRESTICE
Next Article Sangat Jorok dan Tidak Terawat, Kantor Lurah Ladang Bambu yang Paling Parah Ditemui Rico Waas
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Diikuti Pelari dari 33 Negara, Trail of The Kings by UTMB 2026 Siap Ramaikan Danau Toba
OLAHRAGA
Perkuat Hubungan dengan Belanda, Bobby Nasution Fokus Kerja Sama Ketahanan Pangan dan Energi
EKONOMI
Terima Dubes Australia, Bobby Nasution Harapkan Kerja Sama dengan Sumut Semakin Luas
Medan
2 Warga Diduga ” Rayap Besi” Tertimbun Longsoran Tanah Pabrik Terbengkalai, Disini TKPnya !!!
HOME KRIMINAL Medan
- Advertisement -
May 2026
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?