By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Pemprov Sumut Dorong Ruang Bersama Indonesia Jadi Benteng Perlindungan Perempuan dan Anak
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Medan

Pemprov Sumut Dorong Ruang Bersama Indonesia Jadi Benteng Perlindungan Perempuan dan Anak

berita
berita Published May 26, 2026
Share
SHARE

Medan,-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendorong terwujudnya program Ruang Bersama Indonesia (RBI) sebagai upaya memperkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di daerah. Program tersebut diharapkan menjadi ruang aman dan nyaman bagi perempuan dan anak, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga dan pembangunan sumber daya manusia.

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Komitmen Pelaksanaan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Lantai II Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (26/5/2026).

Dalam sambutannya, Sulaiman menegaskan, terwujudnya Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan tidak akan tercapai apabila perempuan dan anak masih mengalami ketertinggalan serta kekerasan.

“Perempuan dan anak adalah jantung ketahanan keluarga sekaligus fondasi generasi penerus pembangunan di Sumatera Utara,” ujar Sulaiman Harahap.

Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA), sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 1.975 perempuan dan anak di Sumut menjadi korban kekerasan. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 1.822 korban.

Dari total korban pada tahun 2025, sebanyak 68,8% merupakan anak-anak, dengan rincian 905 anak perempuan, 455 anak laki-laki, dan 615 perempuan dewasa.

“Laporan ini hanya sebagian kecil dari kekerasan yang terjadi di masyarakat,” katanya.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemprov Sumut terus memperkuat berbagai kebijakan strategis, di antaranya penguatan layanan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), percepatan Kabupaten/Kota Layak Anak, serta kerja sama lintas sektoral hingga tingkat desa dan kelurahan.

Untuk mewujudkan RBI, Sulaiman mengajak seluruh pihak menghilangkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi.

“Melindungi perempuan dan anak bukan sekadar memenuhi target indikator kerja, tetapi tentang menyelamatkan peradaban Sumatera Utara,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah II Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Roro Endah Sri Rejeki, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumut atas dukungannya dalam penguatan program Ruang Bersama Indonesia.

Menurutnya, RBI diharapkan menjadi ruang aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak yang jumlahnya mencapai sekitar 60% dari total penduduk Indonesia.

Ia mengatakan, program tersebut juga sejalan dengan visi Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas 2045, yang menempatkan perempuan dan anak sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia unggul.

“Kualitas hidup perempuan perlu terus ditingkatkan. Hak-hak perempuan dan anak harus dipenuhi agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujarnya.

Roro juga menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi, seperti tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, rendahnya keterwakilan perempuan di parlemen, serta perlunya penguatan pemberdayaan ekonomi perempuan.

Karena itu, RBI tidak hanya berfokus pada penanganan kasus kekerasan, tetapi juga upaya pencegahan sejak dini melalui edukasi, penguatan norma sosial, literasi digital, dan pemberdayaan ekonomi perempuan.

“Kita ingin membangun ruang bersama yang mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan perlindungan bagi perempuan dan anak,” ucapnya.

You Might Also Like

Poldasu Intensifkan Edukasi Humanis, 14.237 Pengendara Diberi Tilang Teguran

Kapoldasu Tekankan Pemberantasan Narkoba dan Kejahatan Jalanan

Poldasu Ungkap Korupsi Pasar Ikan Modern Sibolga, 4 Tersangka, Segini Kerugian Negara !!!

12.376 Ditegur & Ditindak, Poldasu Kedepankan Edukasi dalam Operasi Patuh Toba

Pencuri HP dan Uang Kasir Mixue Ditangkap

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita May 26, 2026 May 26, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Tim Peserta Mulai Berdatangan, Gubernur Bobby Nasution Sukses Bawa Sumut Jadi Tuan Rumah AFF U-19
Next Article Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,3 Triliun untuk Infrastruktur, Bangun 141 Km Jalan Tahun Ini
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Poldasu Intensifkan Edukasi Humanis, 14.237 Pengendara Diberi Tilang Teguran
HOME KRIMINAL Medan
Bazar Pangan Meriahkan Hari Pangan Sedunia, Airin Rico Waas Tinjau Aneka Produk Kreatif Masyarakat Bernilai Ekonomi
EKONOMI
Jokowi Akhirnya Pamerkan Ijazah SD hingga S1 di Sidang Roy Suryo, Pengunjung Riuh
NASIONAL
Bobby Nasution Perintahkan Pengawasan Oplosan Beras Fortifikasi, Enam Merek Tanpa Label Kualitas Ditemukan di Binjai
EKONOMI
- Advertisement -
November 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
« Oct    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?