By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Pemerintah : Penen Raya Padi dan Jagung Maret 2024
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Pemerintah : Penen Raya Padi dan Jagung Maret 2024

Editor
Editor Published February 5, 2024
Share
SHARE

Jakarta,-Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyebutkan masa panen raya padi dan jagung diperkirakan mulai berlangsung pada bulan Maret 2024. Seluruh stakeholder diajak untuk bersiap menyambut masa panen raya tersebut.

“Maret-April. Itu puncak panen,” ucapnya dalam keterangan tertulisMinggu (4/2/2024).

Mentan mengatakan saat ini masa tanam padi berjalan maksimal di sejumlah wilayah. Kesimpulan itu didapatnya setelah telah berkeliling ke 13 provinsi yang sebelumnya serempak menanam.

Meski tak merinci daerahnya, Ia memastikan sejak Desember 2023 lalu penanaman padi 1,5 juta hektar telah dilakukan. Sehingga bila diakumulasi puncak panen raya dari hasil tanam tersebut akan berlangsung mulai Maret-April 2024.

“Masa tanam padi berjalan maksimal di sejumlah wilayah. Kami sudah keliling ke 13 provinsi, itu sudah serempak tanam, artinya tiga bulan ke depan kita akan panen,” ungkapnya.

Menurutnya untuk mencapai level yang aman Indonesia hanya cukup melakukan penanaman 1 juta hektar padi setiap bulannya. Sebab dari situ menghasilkan produksi 2,5 juta hingga 3 juta ton beras.

Melansir data Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS), pada Maret 2024 diperkirakan produksi beras mencapai 3,51 juta ton. Sedangkan kebutuhan bulanan sebesar 2,5 juta ton dan pada bulan tersebut akan terjadi surplus sekitar 970 ribu ton.

Sementara KSA BPS untul komoditas jagung, diperkirakan produksinya pada maret mencapai 1,95 juta ton. Sedangkan kebutuhan bulanan 1,35 juta ton dan pada bulan tersebut akan terjadi surplus sekita 600 ribu ton ton.

You Might Also Like

AirAsia Rewards Hadirkan Points Booking dengan 50% Pointsback Hingga 30 September

Demi Keluarga, 150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun Bertaruh Nyawa; Rico Waas Hadirkan Jaminan Perlindungan Sosial

Wow !!! Ayam Potong Mahal Rp45rb/Kg, Warga Buru Ayam Merah Rp32 Rb /Ekor

Agoda, Refund Tiket… Tapi Boong !

Gubernur Bobby Dorong IMT-GT Lahirkan Proyek Konkret dan Investasi Berdampak bagi Masyarakat

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor February 5, 2024 February 5, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Ini Kronologi Longsor di Taput yang Tewaskan Tiga Orang
Next Article Polda Sumut Tangkap Pelaku Pengoplos Gas LPG di Pakpak Bharat
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Ancelotti Panggil Sejumlah Nama Debutan untuk Timnas Brasil
OLAHRAGA
Awas !!! Ada Lobang Maut Jalan Tambak Bayan Percut Seituan Ancam Keselamatan Pengguna Jalan
HOME KRIMINAL NASIONAL
Kejagung Amankan Buronan Korupsi Rp4,5 Miliar
KRIMINAL
BNPB Perkuat Perlindungan Kelompok Disabilitas dalam Penanganan Bencana
NASIONAL
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?