By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Pemerintah Antisipasi Deflasi Harga Cabai Besar
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Pemerintah Antisipasi Deflasi Harga Cabai Besar

Editor
Editor Published November 17, 2024
Share
SHARE

Jakarta,- Harga cabai besar di Indonesia saat ini mengalami penurunan. Pemerintah memantau dan berupaya mengatasi deflasi pada komoditas cabai ini.

Direktur Sayuran & Tanaman Obat Kementan, Andi Muhammad Idil Fitri, mengatakan, langkah pemerintah adalah menyerap hasil cabai dari petani. Hal ini dilakukan agar petani mendapatkan harga yang lebih baik dan stabil.

“Pun juga harus kita waspadai ada komoditas cabe kita ini mengalami deflasi, khususnya yang besar-besar. Bagaimana upaya pemerintah kita ini juga untuk hadir di sana, untuk menyerap dari komoditas petani kita ini,” ucapnya, Sabtu (16/11/2024).

Sementara itu, harga cabai merah di beberapa daerah sentra produksi tercatat di bawah harga acuan. Harga rata-rata cabai merah saat ini hanya Rp33.200 per kilogram, sementara harga acuan minimalnya adalah Rp55.000.

“Ini daerah-daerah yang khususnya masuk daerah sentra produksi ini harga cabai merah di bawah harga acuan batas bawah. Harga cabai merah tercatat rata-ratanya Rp33.200 per kilogram, sedangkan harga acuan di batas bawahnya Rp55 ribu per kilogram,” ucap Deputi III Kepala Staf Kepresidenan, Edy Priyono.

Edy Priyono mengatakan, perlu ada kerja sama antar daerah. Beberapa provinsi, seperti Papua dan Maluku Utara, disarankan untuk membentuk cadangan pangan daerah. 

Edy Priyono juga menambahkan bahwa cadangan pangan daerah akan membantu menekan harga. Dengan distribusi dari daerah yang harga komoditasnya lebih murah, masyarakat dapat memperoleh harga yang lebih terjangkau.

You Might Also Like

AirAsia Rewards Hadirkan Points Booking dengan 50% Pointsback Hingga 30 September

Demi Keluarga, 150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun Bertaruh Nyawa; Rico Waas Hadirkan Jaminan Perlindungan Sosial

Wow !!! Ayam Potong Mahal Rp45rb/Kg, Warga Buru Ayam Merah Rp32 Rb /Ekor

Agoda, Refund Tiket… Tapi Boong !

Gubernur Bobby Dorong IMT-GT Lahirkan Proyek Konkret dan Investasi Berdampak bagi Masyarakat

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor November 17, 2024 November 17, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Tengah Malam, Gunung Lewotobi Kembali Erupsi
Next Article Pemerintah Isyaratkan Penurunan Tiket Pesawat Mulai Tahun Depan
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Pemprov Sumut dan DPRD Sepakati Perubahan APBD 2026, Bobby Nasution Tekankan Eksekusi Cepat
Medan
AirAsia Rewards Hadirkan Points Booking dengan 50% Pointsback Hingga 30 September
EKONOMI
Menteri Ekonomi Malaysia Kagum Potensi Sumut, Puji Kepemimpinan Bobby Nasution
Medan
Gubernur Bobby Paparkan Deretan Proyek Strategis Sumut pada IMT-GT ke-32, Dari Sei Mangkei hingga Toba Caldera Resort
Medan
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?