By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Musim Kemarau Diprediksi Terjadi Sampai September
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Medan

Musim Kemarau Diprediksi Terjadi Sampai September

Editor
Editor Published June 2, 2024
Share
SHARE

Jakarta,- Musim kemarau di Indonesia diprediksi  masih akan dirasakan hingga bulan September, namun kemarau periode ini tidak disertai El Nino alias kemarau tidak ekstrem.  Hal tersebut dijelaskan oleh Ahli Klimatologi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof Erma Yulihastin, Sabtu (1/6/2024).

Ia mengatakan, La Nina secara resmi baru akan diketahui di bulan Agustus nanti. “Bulan Mei kita pada kondisi netral (tidak El Nino dan tidak La Nina), namun demikian La Nina akan terjadi pada bulan juni dan baru akan dirilis setelah terjadi tiga bulan berturut-turut”, jelasnya.

Erma menambahkan, La Nina pada periode ini diprediksi lemah, tidak lebih dari minus 1 Derajat Celsius. Jika La Nina (kemarau basah) terjadi, akan berdampak di wilayah yang dekat dengan ekuatorial seperti Sumatera, Kalimantan dan wilayah timur seperti Sulawesi, Maluku dan Papua.

“Mengantisipasi kemarau seperti ketersediaan air untuk pertanian itu penting. Tapi saya kira tidak kalah penting adalah antisipasi musim hujan setelah November nanti”, ujarnya.

Untuk diketahui, El Nino adalah memanasnya suhu muka laut di Samudra Pasifik bagian tengah hingga timur yang menyebabkan Indonesia menjadi kering dan curah hujan berkurang. Sementara La Nina adalah fenomena mendinginnya suhu permukaan laut (SML) di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur yang dapat meningkatkan curah hujan di Indonesia.

Sebelumnya, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, analisis curah hujan dan analisis sifat hujan untuk tiga dasarian terakhir. Ia menunjukkan kondisi kering sudah memasuki wilayah Indonesia di bagian selatan Khatulistiwa.

Menurut BMKG, mayoritas wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara sudah mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) sepanjang 21-30 hari atau lebih panjang. Selain itu, berdasarkan analisis curah hujan dan sifat hujan yang dilakukan BMKG, menunjukkan bahwa kondisi kering sudah mulai memasuki wilayah Indonesia, khususnya di bagian Selatan Khatulistiwa.

You Might Also Like

Diguyur Hujan, KIM II Mabar Kebanjiran, Aktivitas Terganggu

Kapoldasu Temui Kodaeral I Belawan, Begini Tujuannya !!!

Temui Majelis Taklim Halimah, Kapoldasu Ajak Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas

MUI Medan: Sertifikasi Halal Bukan Sekadar Label

Rico Waas Dorong Komunitas Kreatif Medan Tangkal Hoaks Lewat Kampanye Positif

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor June 2, 2024 June 2, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Besok Pagi Fenomena Enam Planet Sejajar Bumi
Next Article Pelaku Vandalisme Suporter di Surabaya Terancam 15 Tahun Penjara
250 Comments
  • ilosone verkrijgbaar in Marokko says:
    August 20, 2024 at 12:10 am

    posso acquistare farmaci senza prescrizione a Bruxelles, Belgio
    Reckitt Benckiser Eeklo aankoop van medicijnen als slaappil

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Diguyur Hujan, KIM II Mabar Kebanjiran, Aktivitas Terganggu
HOME Medan
Kapoldasu Temui Kodaeral I Belawan, Begini Tujuannya !!!
HOME KRIMINAL Medan
Temui Majelis Taklim Halimah, Kapoldasu Ajak Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas
HOME KRIMINAL Medan
MUI Medan: Sertifikasi Halal Bukan Sekadar Label
Medan
- Advertisement -
October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?