By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Meutya Hafid, Mantan Wartawan yang Ditunjuk Jadi Menteri
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Meutya Hafid, Mantan Wartawan yang Ditunjuk Jadi Menteri

Editor
Editor Published October 21, 2024
Share
SHARE

 Jakarta,- Politisi Partai Golkar sekaligus mantan Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid, resmi ditunjuk sebagai Menteri Komunikasi dan Digital di Kabinet Merah Putih. Mantan wartawan televisi swasta itu dipilih Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin kementerian yang sebelumnya dikenal dengan Kemkominfo. 

Meutya dinilai sosok yang tepat untuk mewujudkan pembaruan di bidang informasi dan komunikasi. Terutama di era pesatnya perkembangan digital saar ini. 

Dipilihnya Meutya di kabinet yang dipimpin Prabowo-Gibran ini pun menandai sejarah perempuan pertama yang menjabat Menteri Komunikasi dan Digital. Kini, pengalaman Meutya akan menjadi tumpuan pemerintah dalam menghadapi era yang serba digital.

Tugas besar sebagai Menteri Komunikasi dan Digital kini menantinya. Meutya dituntut membenahi berbagai persoalan, di antaranya permasalahan kebocoran data, hingga perlindungan data pribadi.

Dirangkum dari berbagai sumber, pemilik nama lengkap Meutya Viada Hafid itu lahir pada 3 Mei 1978. Ia adalah salah satu tokoh perempuan Indonesia yang mengawali kariernya di bidang jurnalistik, sebelum kemudian terjun ke dunia politik.

Meutya yang lahir di Bandung, Jawa Barat, merupakan putri dari Anwar Hafid dan Metty Hafid. Meskipun lahir di Kota Kembang, Meutya menghabiskan masa kecilnya di luar Bandung.

Keluarganya pindah ke Jakarta pada tahun 1980-an, tempat Meutya memulai pendidikan dasarnya. Ia tercatat menyelesaikan sekolah di SD Menteng 02 dan SMPN 1 Jakarta. 

Selepas itu, Meutya melanjutkan pendidikan di luar negeri dengan bersekolah di Crescent Girls’ School Singapura. Gelar S1 di bidang Manufacturing Engineering ia dapatkan di University of New South Wales (UNSW) Sydney, Australia.

Lalu, ia kembali ke Indonesia menempuh pendidikan bidang Ilmu Politik di Universitas Indonesia (UI) dan mendapatkan gelar S2-nya di sana. Setelah menyelesaikan studinya, Meutya memutuskan bekerja sebagai reporter di stasiun televisi berita, Metro TV. 

Dalam fase karirnya sebagai jurnalis, pada 2005, Meutya pernah mengalami penyanderaan saat bertugas meliput pemilu di Irak. Untungnya, ia selamat dari penyanderaan tersebut dan dibebaskan setelah sekitar 168 jam atau tujuh hari dalam penyanderaan. 

Pengalaman ini tidak hanya membuat Meutya lebih dikenal publik. Namun, juga memengaruhi pandangannya mengenai banyak hal, termasuk politik dan kebijakan luar negeri.

Dalam perjalanannya, Meutya kemudian memutuskan terjun ke dunia politik dengan bergabung ke Partai Golkar pada 2009. Pada tahun itu juga, ia melenggang ke DPR RI dari daerah pemilihan Sumatra Utara I.

Keberhasilannya di dunia politik terus berlanjut. Ia kembali terpilih sebagai wakil rakyat pada beberapa periode berikutnya. 

Di DPR, Meutya dikenal dengan kontribusinya di bidang komunikasi, pertahanan, dan luar negeri. Terakhir, Meutya sempat memegang jabatan prestisius sebagai Ketua Komisi I DPR RI. 

Sebagai politisi perempuan, Meutya juga berperan penting dalam mendorong keterwakilan perempuan di parlemen. Khususnya, dalam memperjuangkan isu-isu gender. 

Pemilik akun media sosial (Instagram dan X) @meutya_hafid ini menjadi salah satu suara terdepan dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak. Serta, mendorong peran lebih besar bagi perempuan di berbagai sektor, termasuk politik.

You Might Also Like

Mendadak! Purbaya Dipanggil Istana Saat Rapat DPD, Tak Lama Kemudian Diganti Suahasil

Kemkomdigi Telusuri Sinyal HP Rombongan Jurnalis di Selat Sunda

Pencarian Hari Kelima Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Jeriken Minyak

Kemenhut Selamatkan 24 Satwa Liar Terdampak Karhutla, Orangutan Terbanyak

Gempa di Kepulauan Seribu, Warga Jakarta Rasakan Getaran

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor October 21, 2024 October 21, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Guardiola Puji Kemenangan Dramatis Anak Asuhnya
Next Article Kalahkan Chelsea, Arne Slot Puji Curtis
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Tiket The Story of Studio Ghibli di Gardens by the Bay Kini Tersedia, Dibuka di Singapura pada 18 Desember 2026
Hiburan
Mendadak! Purbaya Dipanggil Istana Saat Rapat DPD, Tak Lama Kemudian Diganti Suahasil
NASIONAL
Haornas ke-43, Bobby Nasution Berikan Tali Asih untuk Atlet Legendaris Sumut
Medan
Hakim Tolak Prapid Tersangka Pencabulan Anak, Proses Hukum di Polres Sergai Lanjut ke Kejaksaan
KRIMINAL
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?