By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Longsor Tambang di Cirebon, 14 Tewas, Delapan Masih Hilang
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Uncategorized

Longsor Tambang di Cirebon, 14 Tewas, Delapan Masih Hilang

Editor
Editor Published May 31, 2025
Share
SHARE

 Cirebon,- Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan update korban bencana longsor pertambangan di Gunung Kuda, Cirebon. Longsor tersebut sebelumnya menyebabkan puluhan penambang tertimbun material tanah dan batu.

Adapun korban hingga kini tercatat sebanyak 14 orang tewas. Sedangkan delapan orang lainnya masih hilang dan dalam pencarian.

“Hingga saat ini, 14 korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dan ada sekitar 8 orang lainnya yang masih belum ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan besok,” ujar Herman di lokasi kejadian, Jumat (30/5/2025).

Herman menyampaikan duka cita mendalam mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan seluruh jajaran terkait. “Kami semua dari Pemprov Jabar, Pemkab Cirebon, hingga unsur Forkopimda Kabupaten Cirebon menyampaikan belasungkawa yang mendalam,” ucapnya.

Status tanggap darurat bencana telah resmi ditetapkan dan dikonsultasikan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hal ini mengingat besarnya dampak terhadap kehidupan dan penghidupan masyarakat sekitar.

Selain korban jiwa, terdapat empat orang lainnya mengalami luka ringan. Mereka saat ini telah menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

Herman menambahkan bahwa langkah-langkah cepat juga telah diambil sejak peristiwa terjadi. Koordinasi lintas instansi dilakukan di bawah kepemimpinan Forkopimda bersama relawan kebencanaan.

“Kami sepakat menunjuk Dandim sebagai Incident Commander untuk penanganan bencana ini. Didukung penuh oleh Basarnas sebagai pelaksana utama proses evakuasi,” ujarnya.

Langkah mitigasi juga akan diutamakan. Sebelum pencarian dilanjutkan besok, tim gabungan akan melakukan asesmen keamanan area guna mencegah longsor susulan.

Menurutnya, pengalaman pahit dari kejadian serupa di masa lalu menjadi pelajaran berharga. Di mana longsor kedua kali ini menelan korban lebih banyak karena kurangnya kajian awal.

“Kami tidak ingin mengulang kesalahan, pagi besok, area akan dicek secara menyeluruh. Jika dinyatakan aman, proses evakuasi akan langsung dilanjutkan oleh Basarnas,” katanya.

Pemerintah provinsi Jawa Barat juga tengah mempersiapkan bantuan bagi para korban. Santunan untuk korban meninggal dan luka pun telah disiapkan.

Selain itu, dapur umum akan didirikan di sekitar lokasi kejadian untuk mendukung kebutuhan logistik para petugas.Tak hanya itu, perhatian juga diberikan pada penanganan pascabencana.

Pemprov Jawa Barat berencana memberikan pelatihan keterampilan dan bantuan modal usaha kepada keluarga korban yang kehilangan tulang punggung ekonomi keluarga. “Arahan Bapak Gubernur jelas, penanganan bencana ini harus komprehensif dari hulu ke hilir, tidak hanya evakuasi tetapi juga pemulihan kehidupan warga,” ujarnya.

Untuk diketahui, malam ini proses evakuasi dihentikan sementara karena keterbatasan pencahayaan di area sekitar. Seluruh masyarakat diimbau untuk terus waspada serta tidak mendekati area longsor hingga situasi dinyatakan benar-benar aman.

You Might Also Like

Marelan kota Banjir, Pantang Hujan Banjir Pun Datang

KAI Services Ingatkan Warga Waspada Penipuan Lowongan Kerja

Bobby Nasution Percepat Program Puskesmas Rawat Inap untuk Daerah Terpencil di Sumut

Lindungi Masyarakat Dari Hantavirus Gubsu Bobby Nasution Imbau Jaga Kebersihan Lingkungan

Di Pelantikan PWPM, Rico Waas: Tanpa Pemberitaan, Pembangunan Medan Tak Akan Diketahui Masyarakat

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor May 31, 2025 May 31, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article 100 Warga Binaan Berisiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
Next Article WHO Puji Pengendalian Tembakau di Indonesia
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Darma Wijaya Optimis Koperasi Desa Jadi Lembaga Ekonomi yang Kuat
EKONOMI
Polisi Gerebek Rumah Terduga Pengedar Sabu Pasar Bengkel, Dua Pria Diamankan
KRIMINAL
Pria Diduga ODGJ Ditemukan Meninggal Dunia di Depan Rumah Kosong
KRIMINAL
Polres Sergai Panen Raya Jagung Serentak, Komit Dukung Ketahanan Pangan Nasional
EKONOMI
- Advertisement -
May 2026
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?