By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: KJRI Osaka Bantah Adanya Geng Bentukan WNI di Jepang
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

KJRI Osaka Bantah Adanya Geng Bentukan WNI di Jepang

Editor
Editor Published September 2, 2024
Share
SHARE

Jakarta,-  Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Osaka, Jepang membantah adanya ‘geng’ yang di bentuk oleh  oknum warga Indonesia. Pihak KJRI memastikan komunitas yang dibentuk oleh WNI di Jepang adalah komunitas dengan kegiatan positif. 

Penegasan itu terkait viralnya video dengan narasi sekelompok WNI di Jepang membentuk geng dan keberadaan mereka meresahkan. Pihak KJRI telah melakukan pengecekan pada simpul WNI, selain itu belum ada laporan dari pihak otoritas setempat. 

“Pantauan KJRI, tidak ada geng kriminal seperti  di media sosial, kami tidak mengetahui adanya geng yang dibuat WNI. Komunitas WNI tersebar diberbagai kota dan sejauh ini kegiatan mereka positif,” kata  Konsul Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Osaka, Jepang, R.A. Fathonah, Minggu (1/9/2024). 

Dia membenarkan video yang beredar adalah WNI yang berkumpul di Oska dan mereka datang dari berbagai kota di Jepang. Puluhan WNI berkumpul dan duduk di jalan, mereka diduga tengah merayakan liburan Obon. 

“Video yg menunjukkan WNI berkumpul, benar berada di Osaka dan berasal dari berbagai daerah di Jepang, tidak hanya dari Osaka. Video tersebut ditengarai diambil saat liburan Obon di Jepang bbrp waktu lalu,” kata Ana. 

Adapun video lain yang memperlihatkan seorang pria memakai hoodie dan mengacungkan senjata tajam berupa clurit, Ana meyakini video tersebut bukan di Jepang. Pemerintah Jepang memiliki aturan yang ketat terkait kepemilikan senjata tajam. 

“Sedangkan video yg menunjukkan seseorang membawa senjata tajam tidak terkonfirmasi berada di Jepang. Jepang memiliki ketentuan ketat mengenai kepemilikan senjata tajam ukuran besar dan dilarang keras dibawa ke tempat umum,” tegasnya. 

Pihak KJRI belum mengambil tindakan terkait viralnya video tersebut karena belum ada laporan dari pihak kepolisian dan warga setempat. Namun, KJRI tetap berkomunikasi dengan simpul WNI dan berkoordinasi dengan aparat. 

Pihaknya mengaku kesulitan untuk menghubungi WNI yang terekam di video dan beredar luas dikalangan netizen. Pihaknya telah berkomunikasi dengan komunitas WNI di Jepang untuk memberikan info keberadaan WNI yang videonya viral. 

“Kami belum menerima tanggapan dan diminta pemerintah Jepang sehingga KJRI belum mengambil tindakan. Kami kesulitan mengindentifikasi individu di video tersebut,” jelasnya. 

Pihaknya meminta WNI baik pelancong, mahasiswa atau pekerja agar menjaga ketertiban, peraturan dan nilai di Jepang. Jika dilanggar maka akan ada konsekwensi termasuk hukum. 

“Kepada WNI  di Jepang agar mematuhi norma ketertiban, keamanan dan peraturan. Pemerintah setempat akan mengambil tindakan jika ada pelanggatan,” tegasnya.

Sebelumnya beredar tiga video yang memperlihatkan aktivitas sekolompok WNI.  Video itu diunggah di medsos X dengan nama akun @minako_satou. 

Video pertama memperlihatkan puluhan orang WNI berbaju hitam, berkumpul dan diduduk di jalan. Video kedua, memperlihatkan dua orang pria WNI berbaju hitam dengan mengendarai sepeda, dan salah satu diantara mereka mengibarkan selembar kain dengan  gambar seperti simbol organisasi.

Video lain memperlihatkan seorang pria berjoget dengan senjata tajam clurit. Video tersebut menuai kecaman karena dianggap menganggu masyarakat dan mencemarkan nama baik Indonesia. 

You Might Also Like

Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian Speed Boat Hilang Kontak di Selat Sunda

Pencarian Wartawan Hilang di Sekitar Krakatau Dilanjutkan Rabu ini

 177 Pesawat di Soetta Jalani Pemeriksaan

Kinerja OJK Sumut Dipertanyakan, PT.TSI Gugat Bank Mandiri Soal 54 Cek Diduga Palsu

Awas !!! Jalan Berlobang dan Berkubang di Jabatan Laut Dendang Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor September 2, 2024 September 2, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article 19 Korban Sudah Ditemukan, Evakuasi Korban Banjir Ternate Dihentikan
Next Article Bawa Sajam, Sejumlah Remaja Diamankan Polres Kota Binjai
80 Comments

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Tiga Orang Tewas Usai Truk Box Tabrak Tronton di Tol Medan–Tebing Tinggi KM 54
KRIMINAL
Wali Kota Medan Apresiasi Gelaran Mini Soccer Medan Lawyer FC Cup III, Dorong Silaturahmi dan Kedekatan Lawyer Dengan Masyarakat
OLAHRAGA
Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian Speed Boat Hilang Kontak di Selat Sunda
NASIONAL
Maresca Gunakan Musik Dalam Setiap Latihan City
OLAHRAGA
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?