Jakarta,- Restoran milik Warga Negara Indonesia (WNI) turut dirusak massa pada kerusuhan di Kaledonia Baru, teritori Prancis dengan otonomi khusus di Samudera Pasifik. Prancis menetapkan keadaan darurat hingga 12 hari ke depan sejak Rabu, 12 Mei 2024.
“Resto Garuda milik WNI di Apogoti tidak luput dari pengrusakan. Tidak ada korban jiwa karena kebetulan pemiliknya baru cuti,” kata Konsul Jenderal RI di Noumea, Kaledonia Baru, Bambang Gunawan, Jumat (17/5/2024) malam.
KJRI Noumea belum melayangkan protes kepada pemerintah setempat karena situasi belum kondusif. Ada 322 WNI di Kaledonia Baru, dan pihaknya terus memantau kondisi mereka, baik melalui media sosial maupun grup WhatsApp.
“Sejak awal kerusuhan, kami keluarkan imbauan untuk tidak keluar rumah jika tidak ada kebutuhan mendesak, menghindari kerumunan. Kami kontak WNI melalui grup WA dan media sosial,” ujar Bambang.
Berdasarkan foto-foto yang dikirim KJRI Noumea, kondisi restoran milik WNI yang dirusak, terlihat kaca pecah dan barang berserakan akibat ulah perusuh. Konjen mengatakan bahwa para perusuh juga merusak toko-toko lain serta membakar kendaraan.
“Bicara kerugian banyak. Mobil dibakar, pertokoan dibakar, toko peralatan olahraga dibakar. Kami ke kantor hanya setengah hari dan selebihnya bekerja dari rumah,” ucap Bambang.


I thoroughly enjoyed this article. Its clear, concise, and thought-provoking. Anyone else have thoughts? Check out my profile!