By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: IOM: Hampir 8.000 Migran Meninggal atau Hilang pada 2025
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

IOM: Hampir 8.000 Migran Meninggal atau Hilang pada 2025

berita
berita Published April 23, 2026
Share
SHARE

Jenewa,-Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) melaporkan hampir 8.000 migran meninggal atau hilang di seluruh dunia sepanjang 2025. Dengan demikian, total korban sejak 2014 telah melampaui 82.000 orang.

Data terbaru yang dirilis Selasa, 21 April 2026 itu juga memperkirakan sekitar 340.000 anggota keluarga terdampak langsung oleh tragedi migrasi tersebut. Direktur Jenderal IOM, Amy Pope, mengatakan pergeseran rute migrasi tidak serta-merta menurunkan risiko bagi para migran.

“Rute migrasi bergeser sebagai respons terhadap konflik. Kemudian, tekanan iklim, dan perubahan kebijakan, tetapi risikonya masih sangat nyata,” ujar Pope dilansir laman IOM.

Menurut Pope, di balik angka-angka tersebut terdapat kisah kemanusiaan yang mendalam. “Di balik angka-angka ini terdapat orang-orang yang melakukan perjalanan berbahaya dan keluarga yang menunggu kabar yang mungkin tidak akan pernah datang,” katanya.

Sementara, IOM mencatat, meskipun kedatangan migran menurun di sejumlah wilayah, hal itu lebih mencerminkan perubahan jalur perjalanan. Yaitu, akibat pengetatan kebijakan dan dinamika konflik, bukan berkurangnya tekanan migrasi.

Di kawasan Amerika, pergerakan ke utara melalui Amerika Tengah dilaporkan menurun dibandingkan 2024. Sementara di Eropa, jumlah kedatangan juga menurun, namun profil migran berubah, dengan warga Bangladesh menjadi kelompok terbesar yang tiba.

“Adapun di Tanduk Afrika, arus migrasi menuju Arab Saudi sedikit menurun, tetapi masih lebih tinggi dibandingkan 2023. Sementara itu, pergerakan menuju Afrika Selatan justru meningkat di akhir tahun,” ucapnya menjelaskan.

IOM juga menyoroti kondisi ribuan migran yang terdampar di wilayah perbatasan dengan akses terbatas terhadap tempat tinggal, layanan kesehatan, dan perlindungan. IOM menegaskan perubahan rute migrasi tidak berarti risiko berkurang dan perjalanan yang semakin panjang dan berbahaya justru meningkatkan potensi kematian dan hilangnya migran.

Menjelang Forum Tinjauan Migrasi Internasional pada Mei mendatang, IOM menyerukan komitmen global yang lebih kuat untuk melindungi migran dan mencegah kematian. Serta, memberikan dukungan kepada keluarga yang terdampak.

You Might Also Like

Polsek Firdaus Resmi Ganti Nama Jadi Polsek Sei Rampah

KBRI Tokyo Pantau WNI Pascagempa M 7,4 di Jepang, Imbau Jauhi Pantai

Ini 42 Negara Bebas Visa untuk WNI

1.000 Rumah di Kampung Bahagia Sabah Ludes Terbakar

Lagi, Tsk Begal Sadis di Belawan Diringkus Tim Gabungan

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita April 23, 2026 April 23, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Dugaan Penipuan Investor 100 Juta Dolar, Polisi Korea Selidiki Pentolan HYBE
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Dugaan Penipuan Investor 100 Juta Dolar, Polisi Korea Selidiki Pentolan HYBE
KRIMINAL
Fokus Enam Basis Pembangunan, Bobby Nasution Jadikan Nias Salah Satu Prioritas di Musrembang RKPD 2027
Medan
Genjot PAD Lewat Creative Financing, Pemprov Sumut Paparkan Inovasi Pajak dan Optimalisasi Aset ke Kemendagri
EKONOMI
Disnaker Sumut Minta Kemenaker Evaluasi Perusahaan Outsourcing Bermasalah, Banyak Pelanggaran Hak Pekerja
EKONOMI
- Advertisement -
April 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?