By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Gubernur Bobby Nasution Tegaskan Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Peserta Didik
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Medan

Gubernur Bobby Nasution Tegaskan Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Peserta Didik

berita
berita Published July 13, 2026
Share
SHARE

Binjai,- Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan keberadaan Komite Sekolah jangan menjadi beban kepada peserta didik. Sebaliknya, keberadaan komite sekolah seharusnya untuk meringankan beban dari peserta didik dan orang tua terutama terhadap Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

Hal itu dikatakan Bobby Nasution saat membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK/SLB serentak se-Sumut di SMA Negeri 1 Binjai, Senin (13/7/2026).

“Harusnya komite sekolah ini dibuat untuk meringankan beban dari peserta didik dan orang tua, bukan menjadi beban,” tegas Bobby Nasution di hadapan Wali Kota Binjai Amir Hamzah, Kadisdik Sumut Alex Sinulingga, Kepala Sekolah SMAN 1 Binjai serta siswa-siswi baru baik secara virtual (zoom).

Gubsu Bobby Nasution juga menyoroti tidak adanya pengawasan terhadap Komite Sekolah. Selain itu, Komite Sekolah harus pandai mencari peluang-peluang untuk membantu beban orang tua seperti mencari peluang-peluang CSR.

“Jadi saya minta tolong kepada Kadisdik Sumut kalau perlu komite sekolah ini yang mengawasinya siapa? Tidak ada. Kalau boleh dilihat apa perlu komite sekolah diawasi,” ucapnya.

Bobby Nasution juga mengatakan, komite sekolah yang dipilih harus orang tua dari pelajar di sekolah tersebut. Sebab, ada temuan komite sekolah bukan orang tua dari pelajar di sekolah itu.

Berikutnya, kriteria komite sekolah tidak hanya seorang tokoh atau memiliki ekonomi yang baik. Dan jangan pula komite sekolah hanya pandai memimpin rapat.

“Bagus kasi syarat kalau mencari uang dari luar untuk sumbangan sekolah, pilih saja ketua komite sekolah ekonominya kurang bagus. Ketika dia memikirkan dan memutuskan bayar uang sekolah sekian ratus ribu, maka dia juga yang kena nantinya. Komite Sekolah lasaknya diluar saja, jangan lasak di sekolah, kalau cuma perkara memimpin rapat dan memutuskan angka berapa saya rasa gak usah komite, bagus anak-anak kita undang rama-rame sepakat angka berapa kita buat seperti itu, daripada komite ujung-ujungnya berapa dan akhirnya memberatkan, dampaknya sangat panjang, ujung-ujung orang tua menekan anaknya,” ucapnya.

Bobby Nasution menambahkan, saat ini beban sekolah sangat luar biasa terhadap peserta didik dan para orang tua terkhusus pada persoalan SPP. Hal tersebut diketahui ketika melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah di 33 Kabupaten/kota.

“Saya sudah keliling di 33 Kabupaten Kota dan mengunjungi secara acak, ada juga tidak datang langsung ke sekolah-sekolah dan ditanya kepada orang tua apa program yang perlu kami buat, mereka keluhannya selain infrastruktur, mahal kali bayar uang sekolah dan kadang tidak sanggup membayar, ada yang bayar 100 ribu, 50 ribu beragam. Sehingga ini menjadi beban orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya,” ungkap Bobby Nasution.

Maka itu, para orang tua berharap jika SPP tersebut digratiskan. Sebab, menurut Gubsu, SPP ini adalah Sumbangan bukan kewajiban. “Untuk itulah kenapa program SPP gratis ini dimunculkan. Kami minta tolong, secara anggaran kami belum melakukan keseluruhan di 33 Kabupaten/kota untuk menggratiskan SPP. Dan baru 10 kabupaten kota yang digratiskan. Kami janji sampai 2029, nanti semua SPP di SMA/SMK/SLB akan digratiskan dan ini kami lakukan secara bertahap hingga 2029,” ujar Bobby Nasution.

You Might Also Like

Haornas ke-43, Bobby Nasution Berikan Tali Asih untuk Atlet Legendaris Sumut

Sidang Kedua Gugatan PT TSI Terhadap Bank Mandiri Kembali Ditunda, Hakim Tegas: “Jangan Mempersulit Persidangan”

13 Geng Motor Terlibat Tawuran Disikat, 4 Sajam dan Ketapel Disita, Disini TKPnya !!!

Wali Kota Medan Tegaskan Suami Kunci Sukses Ibu Berikan ASI Eksklusif Pada Anak

Wagub Surya Bawa Pesan Gubernur Bobby Nasution untuk Kafilah Sumut di MTQ Nasional XXXI Semarang

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita July 14, 2026 July 13, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Gubernur Bobby Nasution Ajak Kader GP Nasdem Perkuat Nasionalisme dan Perangi Narkoba
Next Article Gubernur Bobby Nasution Buka MPLS 2026 se-Sumut, Tekankan Pentingnya Menghormati Guru dan Orang Tua
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Tiket The Story of Studio Ghibli di Gardens by the Bay Kini Tersedia, Dibuka di Singapura pada 18 Desember 2026
Hiburan
Mendadak! Purbaya Dipanggil Istana Saat Rapat DPD, Tak Lama Kemudian Diganti Suahasil
NASIONAL
Haornas ke-43, Bobby Nasution Berikan Tali Asih untuk Atlet Legendaris Sumut
Medan
Hakim Tolak Prapid Tersangka Pencabulan Anak, Proses Hukum di Polres Sergai Lanjut ke Kejaksaan
KRIMINAL
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?