Deli Serdang,- Komitmen dalam menumbuhkan kreativitas dan membangun kepercayaan diri generasi muda terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya melalui Junior Festival Champion 2026 yang diselenggarakan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Syajaratul Hayah bersama SMP Islam Plus Al Aqsho Delitua, Kabupaten Deli Serdang, pada 10–11 April 2026 di Lapangan YPI Syajaratul Hayah.
Festival tersebut menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, minat, dan bakat melalui beragam perlombaan yang mengedepankan kreativitas. Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian adalah Lomba Fashion Show, yang tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga sarana membentuk karakter, keberanian tampil di depan umum, serta mengasah kreativitas sejak usia dini.
Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah, Arrini Shabrina Anshor, M.Pd, turut berpartisipasi sebagai narasumber sekaligus dewan juri pada lomba tersebut.

Dalam kesempatan itu, Arrini memberikan pembekalan kepada para peserta mengenai pentingnya kreativitas, etika berpenampilan, teknik berjalan di atas panggung (catwalk), ekspresi, komunikasi nonverbal, hingga membangun rasa percaya diri saat menampilkan kemampuan terbaik.
Menurut Arrini, kegiatan seperti Junior Festival Champion memiliki peran penting dalam menggali potensi sekaligus membentuk karakter peserta didik.
“Fashion show bukan sekadar menampilkan busana di atas panggung, tetapi merupakan media pembelajaran untuk membangun rasa percaya diri, kreativitas, kedisiplinan, serta kemampuan mengekspresikan diri secara positif. Anak-anak perlu diberikan ruang untuk berkarya dan berani menunjukkan potensinya sejak dini, karena dari pengalaman seperti inilah karakter unggul akan terbentuk,” ujarnya.
Ia menambahkan, sekolah memiliki peran strategis dalam menyediakan ruang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga mampu mengembangkan kompetensi nonakademik melalui kegiatan yang inspiratif, edukatif, dan kompetitif.

Pelaksanaan Junior Festival Champion 2026 mendapat sambutan antusias dari peserta, guru, maupun orang tua. Selama kegiatan berlangsung, suasana kompetisi berjalan meriah dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan semangat belajar. Para peserta tampil percaya diri serta menunjukkan kreativitas dan kemampuan berkomunikasi yang baik di atas panggung.
Pihak penyelenggara berharap Junior Festival Champion dapat menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan memiliki daya saing. Selain itu, kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi melalui keterlibatan dosen sebagai narasumber maupun juri diharapkan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman berkompetisi, tetapi juga mendapatkan motivasi serta wawasan baru mengenai pentingnya kreativitas sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan.

