By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Destinasi Pariwisata Bisa Atasi Kemiskinan Daerah
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Destinasi Pariwisata Bisa Atasi Kemiskinan Daerah

Editor
Editor Published July 15, 2024
Share
Pedagang asongan menawarkan kerajinan kepada wisatawan asing di Pantai Kuta, Bali, Kamis (4/8). Jumlah kunjungan wisatawan asing ke Bali selama enam bulan tahun 2016 tercatat sebanyak 2,27 juta orang dari target total tahun ini sebanyak 4,2 juta. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/aww/16.
SHARE

 Jakarta: Pemerintah terus berupaya mengembangkan berbagai potensi destinasi wisata di berbagai wilayah di Indonesia. Selain untuk menciptakan lapangan kerja, destinasi wisata juga menjadi salah satu andalan pemerintah dalam pengentasan kemiskinan di daerah.

Demikian disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Frans Teguh, Minggu (14/7/2024). “Pemerintah saat ini dan ke depan memberi perhatian khusus terhadap sektor pariwisata sebagai salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa potensi pengembangan sektor pariwisata di sejumlah wilayah sangat besar. Sehingga, pihaknya pun terus mendorong penyebaran destinasi serta kualitas destinasi juga terus ditingkatkan. 

Bukan hanya Bali dan Jawa, menurut Frans, pengembangan potensi destinasi wisata tersebar hampir merata di Tanah Air. “Tentu peran dari pemerintah baik itu pemerintah daerah maupun juga kementerian pariwisata perlu bersama-sama mendongkrak sektor pariwisata,” ujarnya.

Pemerintah, lanjutnya, saat ini sangat serius dengan berbagai kebijakan untuk mendorong ada banyak destinasi-destinasi baru yang tersebar. “Jadi, tidak hanya terkonsentrasi di Bali atau di Pulau Jawa, tapi juga daerah lain punya potensi pasar yang mempunyai kemampuan untuk mendistribusikan penyebaran pertumbuhan wisatawan,” ucap Frans. 

“Tentu, kita perlu belajar dari Bali,, ya. Karena sejak beberapa tahun kontribusinya 45 persen terhadap kinerja kepariwisataan nasional kita,” ujarnya menambahkan.

Salah satu strategi Kemenparekraf misalnya dengan mendorong lima destinssi super prioritas. Ia menyebut, selain Bali pemerintah saat ini sudah menetapkan lima destinasi super prioritas.  

“Mulai dari Danau Toba, Borobudur, Lombok, Labuan Bojo Flores, dan Manado. Tidak hanya itu, kita juga punya destinasi prioritas yang lain ya,” katanya. 

Ia melanjutkan, di antara destinasi prioritas lain, misalnya Bahari Wakatobi, Raja Ampat, atau juga di Sabang, Nias,dan juga wisata-wisata budaya yang lain. “Jadi, itu antara lain yang punya kemampuan untuk terus dikembangkan,” ucap Frans.  

Untuk itu, ia berharap sektor pariwisata ke depan bisa meningkatkan lagi pendapatan bagi masyarakat. “Melalui pemerintah daerah bisa kita ciptakan lapangan pekerjaan dan bisnis di daerah-daerah,” katanya.

Ia pun beryukur Indonesia dengan kekayaan alam dan budayanya yang melimpah, memiliki potensi besar untuk mengurangi kemiskinan melalui sektor pariwisata. “Kita ingin menggunakan secara optimal agar sumber daya pariwisata ini bisa menciptakan peluang-peluang kesempatan kerja dan bahkan juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Frans Teguh.

You Might Also Like

Bapanas Mobilisasi Stok Cabai Rawit untuk Tekan Harga

Duafa Jalanan Hingga Petani Korban Banjir Diberi Sedekah Beras dari Tim Jurnalis KSJ Binaan H.Ikhwan Lubis SH MH

AirAsia Rewards Hadirkan Points Booking dengan 50% Pointsback Hingga 30 September

Demi Keluarga, 150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun Bertaruh Nyawa; Rico Waas Hadirkan Jaminan Perlindungan Sosial

Wow !!! Ayam Potong Mahal Rp45rb/Kg, Warga Buru Ayam Merah Rp32 Rb /Ekor

TAGGED: Ekonomi

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor July 15, 2024 July 15, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Waspada Ini Modus Baru Pencurian Sepeda Motor
Next Article Terpilih Secara Aklamasi, Mujiono Ketua PP Kelurahan Terjun
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Wali Kota Medan Tegaskan Suami Kunci Sukses Ibu Berikan ASI Eksklusif Pada Anak
Medan
Wagub Surya Bawa Pesan Gubernur Bobby Nasution untuk Kafilah Sumut di MTQ Nasional XXXI Semarang
Medan
Pesta Olob-Olob GKPS Resort Medan Barat, Pj Sekdaprov Sumut Ajak Jemaat Perkuat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial
Medan
Diduga Terlibat Jaringan Judi Online, Imigrasi Tangerang Amankan Lima WNA
KRIMINAL
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?