By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: BMKG Sarankan Ojol, Petani, Nelayan dan Pekerja Bangunan Gunakan Pelindung Panas
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Medan

BMKG Sarankan Ojol, Petani, Nelayan dan Pekerja Bangunan Gunakan Pelindung Panas

berita
berita Published October 19, 2025
Share
SHARE

 Jakarta,-Para pekerja lapangan atau yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan disarankan menggunakan pelindung panas tambahan. Mereka antara lain, seperti pengemudi ojek daring, petani, nelayan, hingga pekerja bangunan.

Hal ini sebagaimana disampaikan Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto, Jakarta, Sabtu (18/10/2025). Ia juga menyarankan, agar mereka selalu membawa air putih untuk menjaga kondisi tubuh tetap segar dan tidak dehidrasi.

“Berbeda dengan mereka yang berada di ruangan berpendingin seperti pusat belanja atau kendaraan mobil. Para pekerja lapangan perlu perlindungan ekstra agar tidak dehidrasi,” katanya.

Guswanto mengingatkan cuaca panas akhir-akhir ini mencapai 37,6 derajat celcius di hampir seluruh wilayah Indonesia. Sehingga masyarakat perlu mewaspadai cuaca panas ekstrem dengan intensitas penyinaran matahari yang meningkat.

BMKG pun mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan memastikan asupan cairan tubuh cukup. Khususnya pada rentang waktu intensitas sinar matahari berada pada titik maksimum pada pukul 10.00–16.00 WIB.

Guswanto menjelaskan kondisi panas ini merupakan dampak dari kombinasi gerak semu matahari dan pengaruh Monsun Australia. Sehingga menyebabkan intensitas penyinaran matahari semakin meningkat.

Fenomena ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2025. Karenanya, BMKG mengimbau masyarakat agar sebisa mungkin tidak beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.

You Might Also Like

Tak Perlu Berobat Keluar Pulau, Pemprov Sumut Perkuat RSUD dr Thomsen Nias

Wali Kota Medan Kumpulkan Konsultan dan Dinas Terkait, Bahas Pelayanan PBG dan Tutup Celah Pungli

Pemko Medan Perkuat Akses Kesehatan, Rico Waas Dukung RS Vina Estetika Masuk Jaringan BPJS

Wagub Sumut Tinjau Pembangunan SMKN 1 Gunungsitoli, Siswa Minta Program MBG Dilanjutkan

Gempa M5,1 Aceh, Warga Medan Berhamburan ke Luar Gedung

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita October 19, 2025 October 19, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Prabowo : Rakyat Butuh Pekerjaan Daripada Ribut
Next Article 600 Ribu Orang Sudah Lakukan CKG
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Tak Perlu Berobat Keluar Pulau, Pemprov Sumut Perkuat RSUD dr Thomsen Nias
Medan
Pemerintah Siapkan Aturan Baru Permudah Syarat Alas Hak Calon Penerima BSPS
EKONOMI
KPK Tahan Tiga Tersangka Pemberi Suap Dana Hibah Pokmas Jatim
KRIMINAL
Gelandang Spanyol Minta FIFA Tak Hukum Pemain Argentina
OLAHRAGA
- Advertisement -
July 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?