By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

berita
berita Published March 3, 2026
Share
SHARE

Medan,- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi tumbuhnya Bibit Siklon Tropis 90S yang memicu peningkatan curah hujan lebat-sangat lebat di berbagai wilayah Indonesia pada 2-8 Maret 2026. Beberapa fenomena atmosfer baik skala lokal, regional, dan global turut mempengaruhi pertumbuhan awan hujan.

Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan saat ini Bibit Siklon Tropis 90S diperkirakan berada di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah. Selain itu, Sistem Tekanan Rendah (Low) yang berada di Samudra Pasifik utara Papua, Teluk Carpentaria, dan pesisir barat laut wilayah Australia turut mempengaruhi cuaca di Indonesia.

“Bibit Siklon Tropis 90S dan sistem tekanan rendah di sekitar Papua serta Australia membentuk daerah pertemuan angin. Hal ini mendukung pertumbuhan awan hujan yang sangat masif di sepanjang daerah konvergensi tersebut,” kata Andri di Jakarta, Senin 2 Maret 2026.

Data BMKG menunjukkan curah hujan ekstrem telah melanda Papua Barat dengan intensitas mencapai 133,2 mm/hari pada periode 26 Februari hingga 1 Maret 2026. Dalam periode yang sama, hujan lebat juga mengguyur DI. Yogyakarta, Surabaya, dan Maluku Utara.

Kondisi ini terjadi akibat kombinasi Bibit Siklon 90S, pertemuan angin Monsun dengan angin baratan, serta aktifnya fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) dan Gelombang Kelvin serta Rossby yang mempercepat pembentukan awan hujan. Skala global menunjukkan La Niña kategori lemah masih aktif, yang meningkatkan pasokan uap air terutama di wilayah Indonesia bagian timur.

Sementara itu, aktivitas MJO diprediksi bergerak ke fase 5 dan 6 (wilayah Pasifik Barat), yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia. Khususnya di wilayah Laut Cina Selatan, Samudra Hindia barat daya Lampung hingga NTT, Bali, NTB, NTT, pesisir Selatan Jawa, perairan Utara Bali hingga Utara NTT.

Plh. Direktur Meteorologi Publik, Ida Pramuwardani, menambahkan, kondisi ini berpotensi meningkatkan intensitas hujan sedang-lebat di sejumlah wilayah pada 2-4 Maret 2026. Di antaranya Sumatra, sebagian Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, dan Papua.

“Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi hujan lebat-sangat lebat (Siaga) di wilayah Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalsel, dan Sulsel; serta angin kencang di D.I Yogyakarta, Jatim, Bali, NTB, NTT, Maluku, dan Papua Selatan,” ujarnya. Memasuki periode 5–8 Maret 2026, kondisi cuaca didominasi dengan hujan ringan hingga sedang.

Sedangkan pada beberapa wilayah, perlu diwaspadai peningkatan intensitas menjadi sedang-lebat, di antaranya sebagian Sumatra, Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, dan Papua. Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi dengan kategori Siaga (hujan lebat-sangat lebat) berpotensi terjadi di Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan NTT. Kemudian, potensi angin kencang di Jatim, Bali, NTB, NTT, dan Maluku.

Prediksi cuaca ini merupakan kondisi secara umum dan dapat berubah seiring dengan dinamika atmosfer yang terjadi. Maka dari itu, BMKG mengimbau masyarakat memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem di seluruh kanal resmi BMKG, antara lain laman http://www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkg, serta melakukan langkah-langkah antisipatif di lingkungan sekitar guna meminimalkan potensi dampak hidrometeorologi. (rel)

You Might Also Like

Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian Speed Boat Hilang Kontak di Selat Sunda

Pencarian Wartawan Hilang di Sekitar Krakatau Dilanjutkan Rabu ini

 177 Pesawat di Soetta Jalani Pemeriksaan

Kinerja OJK Sumut Dipertanyakan, PT.TSI Gugat Bank Mandiri Soal 54 Cek Diduga Palsu

Awas !!! Jalan Berlobang dan Berkubang di Jabatan Laut Dendang Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita March 3, 2026 March 3, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Empat Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Zona Perang
Next Article Ini Daftar Harga BBM Pertamina Maret 2026 di Seluruh Indonesia
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian Speed Boat Hilang Kontak di Selat Sunda
NASIONAL
Maresca Gunakan Musik Dalam Setiap Latihan City
OLAHRAGA
Gubernur Bobby Optimis Kerja Sama Kesehatan dengan Korea Selatan Beri Manfaat Nyata
EKONOMI
Bulog Siapkan Tambahan 1 Juta Ton Beras SPHP hingga Maret 2027
EKONOMI
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?