By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: DJ Ternama Medan Ditangkap Jual Vape Narkoba, Polisi Kejar Pemasok
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KRIMINAL

DJ Ternama Medan Ditangkap Jual Vape Narkoba, Polisi Kejar Pemasok

Editor
Editor Published August 27, 2026
Share
SHARE

Medan,- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan menangkap seorang perempuan yang berprofesi sebagai disc jockey (DJ) karena diduga mengedarkan vape narkoba yang dikenal dengan istilah Pod Getar.

Perempuan berinisial AAFL (26), yang dikenal dengan nama panggung Miss D, ditangkap Tim 4 Subnit II Unit I Satresnarkoba Polrestabes Medan di sebuah rumah kos di Jalan Bakti Luhur, Kecamatan Medan Helvetia, Jumat (22/8) malam.

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan peredaran vape narkoba di kawasan tersebut. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap AAFL.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, mengatakan tersangka saat diamankan diduga hendak menjual satu unit vape narkoba merek Batman seharga Rp2,1 juta.

“Pelaku ini berprofesi sebagai DJ, termasuk DJ ternama karena kerap tampil di beberapa tempat hiburan malam seperti CDI, The Red, Lions, dan Galaxy,” kata Rafli, Kamis (27/8).

Menurut Rafli, barang tersebut diperoleh tersangka dari seorang pemasok berinisial AL dengan harga Rp1,85 juta. Dari transaksi tersebut, tersangka memperoleh keuntungan sekitar Rp250 ribu.

“AL saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian,” ujarnya.

Dari pemeriksaan awal, tersangka mengaku baru pertama kali mengedarkan vape narkoba. Namun, sebagai pengguna, AAFL disebut telah menggunakan *Pod Getar* selama sekitar tujuh bulan terakhir.

Polisi masih mengembangkan kasus tersebut, termasuk memburu pemasok dan menyelidiki kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan peredaran narkoba tersebut.

“Kami masih kembangkan kasus ini. Kami pastikan tidak akan ada ruang bagi pelaku narkoba di Kota Medan, termasuk di tempat hiburan malam,” tegas Rafli.

Ia juga mengingatkan para publik figur dan DJ agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

“Panggung boleh saja gemerlap, tapi hukum tetap berdiri tegak. Seluruh pelaku narkoba kami pastikan akan kami tindak,” pungkasnya.

You Might Also Like

Diduga Korbannya Lebih dari 20 Orang, Polisi Terima Aduan Korban DH Lewat DM Instagram

Lambannya Penanganan Perkara Jurnalis , PN Medan Agendakan Sidang Prapid Pekan Depan

Tepis Isu Penelantaran Anak, Akun Kiswinar Dituding Sebarkan Fitnah

Pengedarkan Sabu Ditangkap Satresnarkoba Polresta Deli Serdang

Sat Binmas Polres Langkat Edukasi Pelajar Cegah Pergaulan Bebas dan Gangguan Kamtibmas

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor August 27, 2026 August 27, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Diduga Korbannya Lebih dari 20 Orang, Polisi Terima Aduan Korban DH Lewat DM Instagram
Next Article Bobby Nasution Dorong Bank Sumut dan Tirtanadi Naik Kelas ke Bursa Efek
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Inflasi Medan Juli 2026 Terendah di Sumut, Rico Waas Tekankan Pengendalian Harga Berkelanjutan
EKONOMI
Bobby Nasution Dorong Bank Sumut dan Tirtanadi Naik Kelas ke Bursa Efek
EKONOMI
Diduga Korbannya Lebih dari 20 Orang, Polisi Terima Aduan Korban DH Lewat DM Instagram
KRIMINAL
Lambannya Penanganan Perkara Jurnalis , PN Medan Agendakan Sidang Prapid Pekan Depan
KRIMINAL
- Advertisement -
August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?