By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Ekonom Sebut Tarif Baru AS Ancam Ekonomi Indonesia
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Ekonom Sebut Tarif Baru AS Ancam Ekonomi Indonesia

Editor
Editor Published April 6, 2025
Share
SHARE

Jakarta,-Ekonom senior Indef, Tauhid Ahmad, mengungkapkan dampak besar kebijakan tarif baru Amerika Serikat terhadap perekonomian. Menurutnya, kebijakan tersebut adalah faktor utama penurunan pertumbuhan ekonomi global secara signifikan.

“Tarif impor yang dikenakan Amerika pada banyak negara bisa menurunkan laju pertumbuhan ekonomi dunia secara drastis,” kata Tauhid, Jumat (4/4/2025). Tauhid mengungkapkan bahwa tarif baru Amerika sangat merugikan daya saing produk ekspor Indonesia. 

Menurutnya, beban tambahan sebesar 32 persen membuat produk Indonesia kurang kompetitif di pasar Amerika. “Tarif sebesar itu sangat berat, apalagi Amerika merupakan salah satu pasar ekspor terbesar bagi Indonesia,”ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya menyatakan bahwa pemerintah Indonesia perlu segera melakukan negosiasi diplomatik. Dia berpendapat bahwa Amerika dan Indonesia harus sama-sama menurunkan tarif agar dampak bisa diminimalkan.

“Kita tidak bisa bebas tarif, tetapi menurunkan tarif resiprokal, Itu adalah opsi paling realistis yang bisa dilakukan,” kata Tauhid lagi.

Tauhid juga menegaskan bahwa sektor manufaktur akan menjadi korban utama dari kenaikan tarif ini. Menurutnya, banyak industri seperti alas kaki, tekstil, dan karet akan mengalami tekanan berat.

Tauhid juga menyoroti pentingnya diplomasi ekonomi untuk mencegah kerugian lebih luas. Ia menegaskan perlunya sinergi regional agar ketegangan dagang ini tidak menimbulkan instabilitas global.

You Might Also Like

Whoosh Angkut 1.150 Wisatawan Asal Malaysia Setiap Hari

Bapanas Mobilisasi Stok Cabai Rawit untuk Tekan Harga

Duafa Jalanan Hingga Petani Korban Banjir Diberi Sedekah Beras dari Tim Jurnalis KSJ Binaan H.Ikhwan Lubis SH MH

AirAsia Rewards Hadirkan Points Booking dengan 50% Pointsback Hingga 30 September

Demi Keluarga, 150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun Bertaruh Nyawa; Rico Waas Hadirkan Jaminan Perlindungan Sosial

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor April 6, 2025 April 6, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Real Madrid Tumbang di Bernabeu
Next Article Kebijakan FWA Bagi ASN Bantu Mengurai Arus Balik Lebaran
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Tiket The Story of Studio Ghibli di Gardens by the Bay Kini Tersedia, Dibuka di Singapura pada 18 Desember 2026
Hiburan
Mendadak! Purbaya Dipanggil Istana Saat Rapat DPD, Tak Lama Kemudian Diganti Suahasil
NASIONAL
Haornas ke-43, Bobby Nasution Berikan Tali Asih untuk Atlet Legendaris Sumut
Medan
Hakim Tolak Prapid Tersangka Pencabulan Anak, Proses Hukum di Polres Sergai Lanjut ke Kejaksaan
KRIMINAL
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?