By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Ini Strategi Pemerintah Menyelesaikan Masalah Honorer
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Ini Strategi Pemerintah Menyelesaikan Masalah Honorer

Editor
Editor Published March 2, 2025
Share
SHARE

 Jakarta,- Pemerintah melalui KemenPANRB RI dan BKN RI terus berjuang, menyelesaikan persoalan tenaga honorer di Indonesia. Salah satu strategi pemerintah dalam menyelesaikan problematik tenaga honorer, yakni dengan mengangkatnya menjadi PPPK Paruh Waktu. 

Mengutip beberapa sumber terpercaya, simak dua kriteria tenaga honorer yang akan diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu. Para tenaga honorer yang diangkat PPPK Paruh Waktu, masih memiliki kesempatan diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu. 

Tenaga honorer bisa diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu, adalah mereka yang lolos dari evaluasi PPPK. Berikut dua kriteria tenaga honorer yang akan diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu melalui seleksi PPPK Tahap II 2024: 

• Tenaga honorer yang sudah mengikuti seleksi PPPK tahap 1 namun tidak lolos

• Tenaga honorer yang sudah mengikuti seleksi CPNS namun tidak lolos 

Dua kriteria tenaga honorer ini dipastikan diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu. Akan tetapi, para tenaga honorer itu harus sudah terdata di database BKN. 

Alasan dua kriteria ini diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu, karena formasi yang ditetapkan pemerintah tidak mencukupi. Adapun pemberian NIP PPPK Paruh Waktu diberikan pada tenaga honorer paling lambat 7 hari. 

Yakni, setelah mendapatkan penetapan rincian PPPK paruh waktu. Namun, dua kriteria tenaga honorer ini akan batal diangkat menjadi PPPK paruh waktu jika: 

• Meninggal dunia

• Mengundurkan diri

• Tidak melengkapi DRH.

You Might Also Like

Whoosh Angkut 1.150 Wisatawan Asal Malaysia Setiap Hari

Bapanas Mobilisasi Stok Cabai Rawit untuk Tekan Harga

Duafa Jalanan Hingga Petani Korban Banjir Diberi Sedekah Beras dari Tim Jurnalis KSJ Binaan H.Ikhwan Lubis SH MH

AirAsia Rewards Hadirkan Points Booking dengan 50% Pointsback Hingga 30 September

Demi Keluarga, 150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun Bertaruh Nyawa; Rico Waas Hadirkan Jaminan Perlindungan Sosial

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor March 2, 2025 March 2, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Kementrian Pariwisata Sambut Baik Penurunan Tiket Pesawat
Next Article Per Bulan Maret, Pertamax Tetap, Dexlite Turun
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Mendadak! Purbaya Dipanggil Istana Saat Rapat DPD, Tak Lama Kemudian Diganti Suahasil
NASIONAL
Haornas ke-43, Bobby Nasution Berikan Tali Asih untuk Atlet Legendaris Sumut
Medan
Hakim Tolak Prapid Tersangka Pencabulan Anak, Proses Hukum di Polres Sergai Lanjut ke Kejaksaan
KRIMINAL
Dua Pria Diringkus Polisi saat Transaksi Sabu di Pantai Cermin
KRIMINAL Uncategorized
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?