By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Wow !, Pembiayaan Penyakit Jantung Nasional Hingga 2021 Mencapai 8,6 Triliun
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Wow !, Pembiayaan Penyakit Jantung Nasional Hingga 2021 Mencapai 8,6 Triliun

Editor
Editor Published September 24, 2024
Share
SHARE

Jakarta,- Penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian seseorang, baik di Indonesia maupun di dunia. Berdasarkan data WHO, penyakit jantung bahkan menjadi penyebab utama selama 20 tahun ke belakang. 

Di Indonesia, penyakit jantung bahkan memakan anggaran biaya jaminan kesehatan nasional (JKN) tertinggi pada 2021. Data realisasi sampai Desember 2021 menunjukkan terdapat 12.934.931 kasus penyakit jantung di Indonesia dengan total pembiayaan Rp8,6 triliun. 

“Dari jumlah kasus dan biaya katastropik pada program JKN tahun 2021, maka penyakit jantung menduduki peringkat nomor satu. Prevalensi, tingkat mortalitas, serta tingkat morbiditas yang tinggi menyebabkan penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan jantung,” ujar Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr Radityo Prakoso dalam temu media secara daring, Senin (23/9/2023). 

Berdasarkan tabel jumlah kasus dan biaya katastropik, penyakit kanker berada di peringkat kedua dengan jumlah 2.595.520 kasus. Penyakit kanker memakan biaya program JKN tahun 2021 senilai Rp3,5 triliun. 

Selanjutnya ada penyakit stroke dengan jumlah kasus 1.992.014 yang memakan biaya Rp2,1 triliun. Kemudian di peringkat keempat ada penyakit ginjal dengan 1.417.104 kasus dengan total biaya mencapai Rp1,7 triliun. 

You Might Also Like

Korban Meninggal Akibat Gempa Venezuela Capai 4.490 Orang

Mesjid Terancam Tergusur, Aliansi Ormas Islam dan Masyarakat Melayu, Sholat Jum’at bersama di Masjid Hidayatullah

Polres Batu Bara Ungkap Peredaran Etomidate, Empat Tersangka Diamankan

Dukung Energi Berkelanjutan, Pertamina EP Rantau Tanam Ratusan Pohon di Wilayah Operasional

Sebelum 2029 Indonesia Ditargetkan Produksi 15 Antigen Vaksin

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor September 24, 2024 September 24, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Hasil Penelitian Mengungkap, Anak Muda Lebih Memilih Makanan Cepat Saji
Next Article APBN Defisit Rp153,7 Triliun
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Gangguan Distribusi BBM di Medan, Pertamina : Jumat Kemungkinan Sudah Normal
Medan
Perkuat Sinergitas, Kapolresta DS Jalin Silaturahmi ke Kodim 0204/DS dan Kejari
HOME KRIMINAL
Sumut Jadi Kontributor Utama, Mentan Ajak Mahasiswa USU Kawal Swasembada Pangan
EKONOMI
Pendapatan RS Haji Medan Tumbuh Signifikan, Targetkan Rp 203 Miliar di 2026
EKONOMI
- Advertisement -
July 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?