By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Perempuan dan Anak Menjadi Kelompok Rentan Korban TPPO
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KRIMINAL

Perempuan dan Anak Menjadi Kelompok Rentan Korban TPPO

Editor
Editor Published August 2, 2024
Share
SHARE

Jakarta,-Pemerintah memandang, perempuan dan anak menjadi kelompok rentan menjadi korban dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Pernyataan itu dilontarkan Asisten Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Pekerja dan TPPO, Kementerian PPPA, Prijadi Santoso. 

“Mereka biasanya diperdagangkan menjadi tenaga kerja, dipaksa menikah, atau dipaksa dalam hal prostitusi. Anak-anak korban seringkali diperdagangkan melalui adopsi ilegal,” ucap Prijadi dalam media talk dengan tema “Perempuan Merdeka dari Ancaman Tindak Pidana Perdagangan Orang”, di Jakarta, Kamis (1/8/2024).

Menurut Prijadi, kerentanan perempuan dan anak dalam isu ini tetap bertahan karena adanya ketidaksetaraan gender. Perempuan dan anak perempuan memiliki akses terbatas terhadap sumber daya penting seperti informasi, pendidikan, dan kesempatan kerja. 

Prijadi Santoso mengatakan bahwa kemiskinan, sulitnya lapangan pekerjaan, dan rendahnya keterampilan membuat masyarakat sulit mendapatkan penghasilan.  “Kemiskinan merupakan salah satu risiko utama migrasi dan TPPO,” ujar dia.

Fenomena ini semakin diperparah dengan menjamurnya budaya konsumtif dan serba instan untuk memperoleh uang. Meskipun menggunakan cara-cara yang berbahaya seperti kasus perdagangan orang ini. 

Prijadi mengatakan, kompleksitas dalam kasus TPPO membuat pemerintah Indonesia menghadapi banyak tantangan. “Banyaknya jumlah korban ini disebabkan karena Indonesia merupakan negara asal, negara tujuan, dan juga negara transit TPPO,” kata Prijadi Santoso.

Sementara itu, seorang penyintas perdagangan orang, Maizidah Salas menilai minimnya informasi menjadi penyebab perempuan menjadi korban TPPO. Baik itu informasi dari pemerintah maupun informasi dari para agensi atau calo-calo pekerja migran. 

“Kedua, soal perempuan pekerja migran purna, mereka tidak mendapatkan layanan atau pendampingan dalam segi pemberdayaan ekonomi. Jadi ketika mereka pulang ke negara asalnya, mereka bingung uang hasil kerja di luar negeri itu mau diapakan,” kata Maizidah Salas, yang juga sebagai Dewan Penasihat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Wonosobo. 

You Might Also Like

Warga Korsel Selundupkan Biawak Ditangkap di Bandara Soetta

Ekosistem Sungai Bulumanis Lor Tercemar, AMPHIBI Pati Pertanyakan Kinerja DLH ??

Narkoba Mulai Jerat Anak-anak di Asahan, Bocah SD Diduga Dicekoki Sabu

Mertua-Menantu Kompak Edarkan Sabu Lewat Jendela Rumah di Percut Sei Tuan

Polantas Karib, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Kenalkan Polisi sebagai Sahabat Anak Sejak Usia Dini

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor August 2, 2024 August 2, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Barcelona dan Dani Olmo Capai Kesepakatan
Next Article Kunjungan Paus ke Indonesia, BNPT Audit Keamanan Gereja Katedral
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Dimpin Wali Kota, Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-81 di Tebing Tinggi Berlangsung Khidmat
Medan
Momen HUT RI Ke-81, Darma Wijaya Ajak Warga Sergai Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
Medan
Meriahkan Hari Kemerdekaan RI Ke 81, KNTI Sumut Bersama Kapolres Pelabuhan Belawan Gelar Parade Sampan
Hiburan HOME Medan NASIONAL
Jeremy Doku Perpanjang Kontrak di City
OLAHRAGA
- Advertisement -
August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?